Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Buku Aswaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Aswaja. Tampilkan semua postingan
Mengkaji Ulang Hadis Ihya KH Ma'ruf Khozin

Mengkaji Ulang Hadis Ihya KH Ma'ruf Khozin

Mengkaji Ulang Hadits Ihya
Mengkaji Hadits Hadits Ihya Ulumuddin


Mengkaji Ulang Tuduhan Hadits-Hadits Palsu Kitab Ihya


Tulisan ini adalah sebuah ikhtisar atau paling tidak, sebuah pengantar singkat dari buku yang ditulis Ustadz Ma’ruf Khozin berjudul Mengkaji Ulang Tuduhan Hadis-hadis Palsu Kitab Ihya’. Sebuah buku yang memuat hal ihwal counter ulang terhadap hadis-hadis yang dituduh sebagai hadis palsu dalam kitab Ihya’ dan dirangkum dari kitab-kitab ulama Huffadz di bidang hadis.

Apa yang terjadi di Indonesia, kebencian terhadap kitab Ihya' Ulumuddin dan penulisnya al-Ghazali digaungkan oleh kelompok Salafi Wahabi yang menuduh secara serampangan bahwa kitab tersebut tidak layak diajarkan dan akan menyebabkan kesesatan umat. Perkataan-perkataan keji dilontarkan oleh para ustadz Salafi Wahabi di berbagai forum, mimbar dan media. Seperti disampaikan Abdul Hakim bin Amir Abdat, di mana ia menuduh bahwa sebagian besar hadits ihya' adalah dhaif dan palsu dan tidak paptut dibaca oleh kaum Muslimin karena akan terjadi penyimpangan akidah. Begitupun Abdullah bin Taslim menulis bahwa kitab Ihya berisi banyak penyimpangan dan kesesatan besar, sehingga orang yang membacanya apalagi mendalaminya tidak akan aman dari kemungkinan terpengaruh dengan kesesatan tersebut, terlebih lagi kesesatan-kesesatan tersebut dibungkus dengan label agama.

Tuduhan-tuduhan keji dari kelompok Salafi Wahabi di Indonesia patut diberikan jawaban lantang! Kehadiran buku karya Kiai Ma'ruf Khozin ini adalah salah satu ikhtiar yang bagus untuk meluruskan tuduhan-tuduhan keji tersebut. Buku ini akan membuka wawasan para pengkaji Ihya maupun pengkritik serta pembenci-nya bahwa sebetulnya hadits di dalam kitab Ihya yang dituduh para ulama Salafi Wahabi sebagai hadits palsu dan tidak memiliki asal-usul yang jelas, ternyata menurut penilaian ulama hadits lainya dinyatakan kejelasan sanad dan riwayatnya. Kiai Ma'ruf Khozin memaparkan secara lugas dengan menghadirkan hadits-hadits Ihya yang dituduh palsu lalu menjawabnya dengan kutipan serta sanggahan dari para ulama ahli Hadits yang menemukan jalur sanad haditsnya.

Membaca tulisan ini setidaknya memberikan pengantar awal bahwa

"التعقيب على الاحاديث التي يحكم بوضعها في كتاب الإمام الغزالي "احياء علوم الدين

Kajian ulang hadis-hadis yang 'dihukumi palsu' dalam kitab Ihya' Ulumiddin.

احياء علوم الدين مدحه كثير من العلماء لكن طعن فيه اخرون لما فيه من ذكر الاحاديث الموضوعة والاحاديث التي لا أصل لها أي بغير سند عدها الإمام السبكي قريبا من نحو ألف حديث

Kitab Ihya' Ulumiddin, dipuji oleh banyak ulama namun ada lainnya yang menghujat karena ada beberapa 'hadis palsu' dan hadis yang tidak ada sanadnya, menurut Imam As-Subki hampir 1000 hadis.

ثم يأتي بعده في تخريج احاديث الإحياء الحافظ العراقي لكنه ربما اورد تخريج الحافظ ابن الجوزي في كتابه الموضوعات ثلاثين حديثا وهو مشهور بتساهله في حكم الوضع . وقد اورد ابن الجوزي عدة احاديث المسند للامام أحمد والسنن الاربعة في الموضوعات حتى تعقبه امير المؤمنين في الحديث الحافظ ابن حجر في كتابه القول المسدد في الذب عن المسند . وكذلك تعقبه الحافظ جلال الدين السيوطي في كتابه القول الحسن في الذب عن السنن

Kemudian datang Al-Hafidz Al-Iraqi dalam men-takhrij kitab Ihya', cuma kadang beliau menyampaikan kutipan Takhrij Ibnu Jauzi dalam kitabnya Al-Maudhuat, sekitar 30 hadis. Dan Ibnu Jauzi mencantumkan hadis-hadis Musnad Ahmad dan 4 Sunan ke dalam hadis palsu, sehingga dikaji ulang oleh Amirul Mukminin di bidang hadis Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Qaul Musaddad. Dilanjutkan oleh Al-Hafidz As-Suyuthi dalam kitabnya Qaul Hasan.

ثم أكمله في كتابه اللألي المصنوعة . وأكد بعده بعض الحفاظ كالحافظ الكناني في تنزيه الشريعة والفتني في تذكرة الموضوعات . من هذه الكتب أخذت ونقلت في تعقيب الاحاديث التي رماه ابن الجوزي بالوضع ، وكذا من كتاب كشف الخفاء للعجلوني والمقاصد الحسنة للحافظ السخاوي ومجمع الزوائد للحافظ الهيثمي

Kemudian, ia sempurnakan dalam La'ali Al-Masnu'ah. Juga diperkuat oleh para Al-Hafidz sesudahnya, seperti Al Kinani dalam Tanzih Asy-Syari'ah dan Al Fatanni dalam Tadzkirah Al-Maudhuat. Dari kitab-kitab inilah saya mengutip dalam mengkaji ulang tuduhan palsu oleh Ibnu Jauzi. Juga dari kitab Kasyf Al-Khafa', Al-Maqashid Al-Hasanah dan Majma' Az-Zawaid.

وقد يوجد في الإحياء احاديث قليلة تعد بالاصابع التي اتفق بعض الحفاظ على وضعه مثل حديث صلاة ليلة الرغائب وحكم بوضعه أيضا مرجح المذهب الشافعي الإمام النووي في المجموع وهو من العلماء الذين مدحوا كتاب الإحياء وقال الإمام النووي كاد الإحياء أن يكون قرآنا أي لكثرة قراءة الناس لهذا الكتاب (كما في تعريف الأحياء بفضائل الإحياء)

Dan kadang ditemukan beberapa hadis palsu yang dapat dihitung dengan jari dan disepakati oleh sebagian ahli hadis sebagai hadis palsu, seperti salat di malam Jumat pertama bulan Rajab. Ulama pentarjih Mazhab Syafi'i, Imam An-Nawawi, yang mengatakan palsu dalam kitab Al-Majmu'. Padahal Imam An-Nawawi tergolong ulama yang memuji Kitab Ihya': "Kitab Ihya' ini hampir saja menjadi Al-Qur'an", yakni karena banyaknya ulama yang membaca Kitab Ihya'.

لكنه لا يجوز لنا الطعن في الإحياء كما قال الشيخ ابو بكر الطرطوشي "لا اعلم كتابا على بسيط الأرض أكثر كذبا من الإحياء" ، فان حكم الوضع في الحديث اجتهادي ربما صححه بعضهم وضعفه ووضعه بعض. وقد وجدت الاحاديث الموضوعة في كتب المتون حتى في كتاب الشيخ ابن تيمية الكلم الطيب .

Namun kita tidak boleh menghujat kitab Ihya' seperti yang dilakukan oleh Abu Bakar Thurthusyi. Kata beliau: "Tidak saya temukan sebuah kitab yang paling banyak dustanya di banding kitab Ihya'". Sebab penilaian palsu bersifat ijtihad. Terkadang satu ulama menilai sahih tapi ulama lain menilai dhaif atau palsu. Hadis-hadis Palsu juga bisa ditemukan di kitab-kitab hadis (Musnad Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud, An-Nasa'i, Ibnu Majah, Thabrani, Baihaqi dan lain-lain). Bahkan kitabnya Ibnu Taimiyah, Al-Kalim Ath-Thayyib juga ada hadis palsunya.

ومن أجل نصرة كتاب الإحياء قال بعض أهل الكشف كما حكي عن سيدي الحبيب عبد الله الحداد ان الإمام الغزالي عرض احاديث الإحياء على النبي صلى الله عليه وسلم وقد وقع مثل هذا في صحيح مسلم عن ﻋﻠﻲ ﺑﻦ ﻣﺴﻬﺮ، ﻗﺎﻝ: «ﺳﻤﻌﺖ ﺃﻧﺎ ﻭﺣﻤﺰﺓ اﻟﺰﻳﺎﺕ ﻣﻦ ﺃﺑﺎﻥ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻋﻴﺎﺵ ﻧﺤﻮا ﻣﻦ ﺃﻟﻒ ﺣﺪﻳﺚ»، ﻗﺎﻝ ﻋﻠﻲ: ﻓﻠﻘﻴﺖ ﺣﻤﺰﺓ، ﻓﺄﺧﺒﺮﻧﻲ «ﺃﻧﻪ ﺭﺃﻯ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻲ اﻟﻤﻨﺎﻡ، ﻓﻌﺮﺽ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﺎ ﺳﻤﻊ ﻣﻦ ﺃﺑﺎﻥ، ﻓﻤﺎ ﻋﺮﻑ ﻣﻨﻬﺎ ﺇﻻ ﺷﻴﺌﺎ ﻳﺴﻴﺮا ﺧﻤﺴﺔ ﺃﻭ ﺳﺘﺔ» .

Untuk membela kitab Ihya' sebagian ulama ahli kasyaf, seperti Sayid Abdullah Al-Haddad, diceritakan bahwa Imam Al-Ghazali sudah mengajukan hadis-hadis tersebut kepada Nabi Muhammad SAW.

Kejadian melaporkan hadis kepada Nabi lewat mimpi ada di dalam Sahih Muslim. Ali bin Mushir mengatakan bahwa dia bersama Hamzah Zayyat menerima 1000 hadis dari Aban bin Abi Ayyasy. Hamzah berkata: "Saya melihat Nabi shalallahu alaihi wasallam dalam mimpi kemudian mengklarifikasi hadis tersebut. Ternyata Nabi tidak mengenali kecuali sedikit, 5 atau 6 hadis".

وحجة الاسلام الغزالي يقول بامكان رؤية النبي صلى الله عليه وسلم في اليقظة وبعض أدلته اوردته في الفصل قبيل باب تخريج احاديث الإحياء.

Dan Imam Al-Ghazali termasuk ulama yang berpendapat bahwa dimungkinkan berjumpa dengan Nabi dalam keadaan sadar terjaga. Sebagian dalilnya saya uraikan di bab sebelum Bab Takhrij Hadis Kitab Ihya'.

جمعه الفقير الى ربه المهيمن

محمد معروف بن خازن

خويدم مركز اهل السنة والجماعة بجمعية نهضة العلماء جاوى الشرقية ولجنة الافتاء بمجلس العلماء وخريج معهد الفلاح فلاصا كديري الاندونيسي

Penulis: Ustadz Ma’ruf Khozin
Editor: Muhammad Mihrob



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Mengkaji Ulang Tuduhan Hadits-Hadits Palsu Kitab Ihya" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Fiqih Praktis Puasa

Fiqih Praktis Puasa

Fiqih Praktis Puasa

Kajian Fiqih Puasa oleh buya yahya yang dikupas dengan ringkas dan disajikan dengan bahasa yang praktis, sehingga sangat mudah bagi yang membaca dan mempelajarinya.

Buku ini ditulis oleh buya yahya sebanyak 60 halaman yang diterbikan oleh Pusaka Al-Bahjah Cirebon Jawa Barat.
Didalam mempelajari cara puasa ada beberapa hal terpenting yang harus kita hadirkan terlebih dahulu sebelum membahas permasalahan diseputar puasa, seperti :
1. Definisi puasa
2. Hal-hal yang membatalkan puasa
3. Orang yang boleh untuk tidak berpuasa
4. Niat dalam puasa

Seseorang pasti sering mengalami beberapa hal permasalahan pada ibadah puasa yang membuat seseorang tersebut bimbang dan kebingungan apakah puasa yang ia lakukan tetap saha tau tidak karena hal-hal tersebut. Di dalam buku ini akan dikupas terkait permasalahan yang biasa dialami tersebut untuk supaya mengetahui hukum dari permasalahan yang sedang dihadapi.


Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "FIQIH PRAKTIS BUYA YAHYA" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Risalah Nishfu Sya'ban | Ponpes Miftahul Huda

Risalah Nishfu Sya'ban | Ponpes Miftahul Huda

Risalah Nisfu Sya'ban

Buku Risalah Malam Nisfu Sya'ban dalam bahasa Sunda karya KH. Asep Muhammad Tohir Sh Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya

Buku ini memuat catatan tentang Risalah Malam Nisfu Sya'ban dari Keutamaan, Hikmah, Kejadian dan juga dalil-dalil amalan ditambah dengan amalan-amalan di Malam Nisfu Sya'ban seperti membaca surat Yasin 3 kali dengan 3 niat di setiap satu kali pembacaanya yaitu: Dengan niat panjang umur. Niat dijauhkan dari balai dan musibah, Niat di berikan kecukupan dan kekayaan dan juga husnul Khotimah.

Buku ini layak dimiliki oleh para santri ataupun masyarakat yang sudah menjadikan Malam Nisfu Sya'ban sebagai tradiri baik dalam menghidupkan Malam Nisfu Sya'ban.

Muqaddimah Bahasa Sunda

Kalayan Inayah Alloh SWT. Alhamdulillah ieu risalah tiasa diterbitkeun deui, anu kawitna sim kuring dipiwarang ku Syaikhuna KH. Choer Affandi kanggo ngempelken dalil-dalil sareng katerangan anu netelakeun wengian Nishfu Sya'ban, supados kawirid ku sadayana.

Sajabi ngumplitan katerangan boh tina Al-Qur'an atanapi tina Al-Hadits, ieu risalah ngamuatkeun amal-amalan anu kawirid di pesantren Miftahul Huda Manonjaya.

Teu aya sanes, supados para wargi uninga kalayan yaqin, rehna wengian Nisfu Sya'ban teh aya babaraha kakhususan, terutami kaunggulan tsawab atanapi ganjaran ibadah.

Mugi ieu risalah ageung manfaat na, oge janten wasilah kanggo urang sadaya nengingken Rohmat sareng Ridho Alloh SWT. Amiin



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Risalah Nishfu Sya'ban | Ponpes Miftahul Huda" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Buku Menakar Kesahihan (Argumentasi) Pembatalan Baalawi PDF

Buku Menakar Kesahihan (Argumentasi) Pembatalan Baalawi PDF


Buku ini adalah tulisan naskah Gus Rumail Abbas yang telah di sampaikan beberapa bulan ke belakang di Kanal Youtube Pamitnya Ngantor dalam menjawab pertanyaan: "Seberapa kuat argumentasi Penggugat layak disebut "gugatan".?

Kesarjanaan historis (yang skeptis) melihat sejarah Banu Alawi (kemudian disebut: “Baalawi”) memiliki permasalahan historis lantaran ditopang oleh kisah-kisah oral yang memerlukan verifikasi eksternal dan bukti materiel untuk memastikannya sebagai cerita faktual.

Itulah kenapa pada dekade sebelumnya Syaikh Murad Syukri berpeluang meragukan Imam Ahmad ibn Isa Al-Muhajir sebagai sosok historis, dan pada abad ini seorang penulis produktif asal Banten, yaitu KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani (selanjutnya ditulis: "Penggugat") berpeluang dalam menilai Imam Ubaidillah atau Abdullah ibn Ahmad Al-Muhajir sebagai sosok ahistoris.

Penggugat, menurut hemat penulis, telah memperkenalkan metode kritik Barat ke dalam bidang studi Islam (baca: ilmu nasab). Dengan mengutip penalaran kritik historis dan penagihan sumber sezaman, nampak sekali Penggugat mengesankan bahwa penelitiannya menggunakan pendekatan kritik modern dan menganggap temuannya sebagai terobosan besar.

Hanyasaja, menurut penulis, jika para Pembaca dan pendukung tesis Penggugat lebih cermat menggunakan standar kritik historis dalam menakar kesahihan gugatannya, maka susunan argumen Penggugat beserta temuan-temuannya itu tidaklah terlalu mengejutkan.

Berikut adalah uraian penulis dalam menakar kesahihan argumentasi yang Penggugat susun. Karena hari ini naskah penulis sudah sampai di Banten, maka penulis mengajak seluruh pembaca untuk menelaah bersama.

Penulis mengandalkan "traktiran" di TrakTeer untuk sampai pada temuan ini. Dan hasil temuan ini dituangkan sepenuhnya untuk para dermawan di TrakTeer. Koreksi dan hak jawab dapat dikirim melalui surel penulis di bawah (terlampir)


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Buku Menakar Kesahihan (Argumentasi) Pembatalan Baalawi PDF" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Risalah Cinta untuk Sang Baginda

Risalah Cinta untuk Sang Baginda


Anatologi Artikel Maulid Nabi


Dalam buku kali ini, kami mengumpulkan beberapa tulisan seputar maulid Nabi Muhammad. Mulai dari hujah hingga fakta unik seputar maulid.

Contoh kecil yang bisa dibuat hujah ialah artikel-artikel yang membahas komentar beberapa ulama yang memandang positif terhadap maulid nabi. Seperti artikel yang berjudul Pandangan 11 Ulama Tentang Maulid Nabi. Tentu, ini sudah lebih dari cukup untuk mewakilkan pandangan ulama Ahlusunnah Waljamaah secara keseluruhan

Juga, dalam buku ini, terkumpul pula fakta unik tentang maulid nabi. Semisal, artikel berjudul Lumpuh, Akibat Tidak Berdiri Saat Maulid yang berkisah seseorang yang tiba-tiba lumpuh, karena tidak berdiri saat mahallulqiyâm.

Berkaitan dengan itu, dibahas pula apa yang ada di balik mahallul-qiyâm, dalam artikel yang berjudul Misteri Mahallul-Qiyâm.

DAFTAR ISI 

Risalah Cinta untuk Sang Baginda Anatologi Artikel Maulid Nabi

  • Hukum dan Sejarah Maulid Nabi
  • Pandangan 11 Ulama Tentang Maulid Nabi
  • 1. Imam Ibnu Abidin al-Hanafi
  • 2. Imam Ibnu Hajar al-Haitami asy-Syafi’i
  • 3. Imam al-Hafizh al-Qasthallani asy-Syafi’i
  • 4. Imam al-Hasan al-Bashri
  • 5. Imam Ma’ruf al-Kurkhi
  • 6. Imam Junaid al-Baghdadi
  • 7. Imam Ibnul Jauzi al-Hanbali
  • 8. Imam Abu Syamah ad-Dimasyqi
  • 9. Imam Ibnul Hajj al-Maliki
  • 10. Pendapat Imam al-Alusi
  • 11. Syekh Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi
  • Maulid Nabi Perspektif Hadhratusy-Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari
  • Pandangan Imam as-Suyuthi perihal Maulid
  • Siapa Pencetus Maulid Nabi?
  • 1. Khaizuran binti Atha’
  • 2. Al-Malla’ Umar bin Muhammad alMaushili
  • 3. Al-Malik Muzhaffaruddin Abu Said
  • Kukburi bin Zainuddin (549-630 H)
  • Pandangan Ulama Tentang Maulid dari asSuyuthi hingga Ibnu Taimiyah
  • Pandangan Imam As-suyuthi
  • Pandangan Ibnu Taimiyah
  • Alasan Tidak Masuk Akal Para Anti Maulid
  • Majelis Selawat Tidak Bidah
  • Lumpuh, Akibat Tidak Berdiri Saat Maulid
  • Adab Membaca Selawat
  • Mencintai Nabi dengan Baik dan Benar
  • Menanamkan Rasa Cinta
  • Etika Para Pecinta
  • Misteri Mahallul-Qiyam
  • Cinta dan Bahagia dalam Maulid Nabi Muhammad
  • Cinta kepada Nabi Muhammad
  • Bahagia kepada Nabi
  • Bermaulid pada Masa Pandemi

‘Ala kulli hâl, buku ini cocok dibaca siapasaja, dari berbagai kalangan. Bantu kami dengan cara meng-share buku ini kepada beberapa kerabat dan sahabat Anda. Semoga bermanfaat!


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Risalah Cinta untuk Sang Baginda" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik