Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Syaikh Nawawi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syaikh Nawawi. Tampilkan semua postingan
Kitab Uqudulujain fi Huquqi Zaujain cet daru Dhiya

Kitab Uqudulujain fi Huquqi Zaujain cet daru Dhiya

Uqudulujjain
عقود اللجين في بيان حقوق الزوجين

Kitab Uqudulujjain Cet Daru Dhiya


Kitab Uqudulujjain adalah fiqih yang membahas tentang rumah tangga dan permasalahanya, haq dan kewajiban suami istri yang dilengkapi dengan penjelasan (tafsir) ayat-ayat rumah tangga dan diperkuat dengan hadits-hadits pilihan tentang rumah tangga dan disisipi dengan kisah-kisah rumah tangga para shalihin

Kitab ini adalah sebuah penjelasan atau syarah dari risalah-risalah tentang kajian rumah tangga yang kemudian di syarahi atau dijelaskan oleh syaikh nawawi al-bantani dengan gaya yang apik dan juga intelektual menambah kitab ini layak di pelajari dan dijadikan pedoman dalam berumah tangga.

Tidak seperti kitab Fatul Izar, kitab uqudulujjain ini hanya membahas hukum tentang rumah tangga bukan membahas tentang hubungan suami dan istri selama di ranjang, yang tidak sedikit santri menganggap kitab Uqudulujjain adalah kitab yang membahas hubungan suami istri.

Kitab Uqudulujjain kali ini di sediakan dengan cetakan terbaik dan sudah melalui tahapan ta'liq yang diterbitkan oleh percetakan Daru Dhiya yang kwalitas cetakanya terjamin dan terpercaya bahkan dilengkapi oleh catatan kaki oleh seorang Ustadz yang sangat masyhur dalam ahlinya yaitu Ustadz Abu Musthofa Asep Abdul Qodir al-Jailani yang menambahkan bahwa cetakan ini lebih berbobot dengan cetakan lainya yang telah beredar.

Isi Kajian Kitab Uqudulujain


Secara garis besar, isi dari Kitab Uqudulujain yaitu sebagai berikut:

  1. Memaparkan tentang hak-hak seorang istri kepada suaminya.
  2. Menjelaskan tentang hak-hak seorang suami kepada istrinya.
  3. Menjelaskan tentang keutamaan sholatnya seorang perempuan di rumahnya sendiri.
  4. Menjelaskan tentang haramnya seorang laki-laki menatap perempuan lain yang bukan mahram, begitu juga sebaliknya.


Kelebihan Kitab Uqudulujain fi Huquqi Zaujain


Kitab ‘Uqud al-Lujjain tergolong kitab klasik, salah satu buah karya Syaikh Nawawi al-Bantani, dan merupakan salah satu kitab kuning yang sering dikaji oleh para santri di pondok pesantren utamanya pesantren salaf, guna sebagai bekal para santri kelak jika sudah memasuki dunia perkawinan dan berumah tangga. Karena di dalam kitab tersebut telah dijelaskan tentang hak dan kewajiban suami istri. Maka dengan memahami, menghayati dan mengamalkan kandungan kitab ini, diharapkan para santri akan membentuk rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Kitab ‘Uqud al-Lujjain, yang berisikan hak dan kewajiban suami istri dengan beberapa dalil-dalil nash sebagai landasannya memiliki empat bab. Bab pertama membahas tentang hak istri atas suami. Bab kedua membahas hak suami atas istri. Bab ketiga tentang keutamaan shalat perempuan di dalam rumahnya. Bab keempat membahas tentang larangan melihat lawan jenis. Menjelaskan tentang haramnya seorang laki-laki menatap perempuan lain yang bukan mahram, begitu juga sebaliknya.

عقود اللجين في بيان حقوق الزوجين


عقود اللجين في بيان حقوق الزوجين
للعلامه محمد نووي بن عمر البنتي الشافعي
ومعه

اظهار الزين واذهاب الشين في التعليق علي عقود اللجين في بيان حقوق الزوجين
تعليقات مفيدة علي عقود اللجين لشرح الفاظه وبيان مصادره التفسيريه والحديثيه والفقهية والقصصية واللغوية والنحوية




عقود اللجين في بيان حقوق الزوجين للعلامة محمد نووي بن عمر البنتني


Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Kitab Uqudulujain fi Huquqi Zaujain cet daru Dhiya" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Kitab Bahjatul Wasail | Syaikh Nawawi al-Bantani

Kitab Bahjatul Wasail | Syaikh Nawawi al-Bantani

Download Kitab
Bahjatul Wasail Syaikh Nawawi

Kitab Syarah Risalatul Jaamiah

KKitab Bahjatul Wasail karya Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani (w. 1314 H.) menjelaskan kitab ar-Risalah al-Jamiah (الرسالة الجامعة بين اصول الدين والفقة والتصوف) karya as-Sayyid Ahmad ibn Zayn al-Habsyi (1069-1145H). Dalam kitab Bahjatul Wasail ini, diuraikan penjelasan atas teks-teks yang ada dalam matan kitab Risalatul Jamiah atau kitab al-Masail secara terperinci yang mengulas pengetahuan mendasar mengenai Agama Islam untuk setiap muslim, yakni tauhid, fikih dan akhlak. Sebagai informasi tambahan, Syekh Muhammad Nawawi juga memasukkan dalil naqli dari Al-Quran dan Hadits dan beberapa pendapat ulama mazhab dan ucapan tokoh-tokoh sufi.

Nama lengkap Syaikh Nawawi al-Bantani adalah Al-Syaikh al-‘Allamah Abu Abdul Mu’thi Muhammad Nawawi bin ‘Umar bin ‘Arabi al-Bantani al-Jawi al-Syafi’i al-Qadiri (1230-1314H / 1815- 1897 ).

Kandungan Kitab Bahjatul Wasail Sebagaimana judulnya, kitab ini mengandung penjelasan mengenai tiga bidang utama ilmu Agama Islam, yaitu: Usuluddin atau Aqidah, Fiqh atau Ubudiyah dan Tasawuf atau Akhlakul Karimah. Pembahasan kitab Bahjatul Wasail ini menyentuh asas-asas keimanan, rukun Islam, dan pokok-pokok ibadah yang meliputi shalat, puasa, zakat, haji dan mengenai inti akhlak – tasawuf meliputi memelihara hati dan anggota tubuh, yang disertai nas Al-Qur’an dan Al-Hadits.

Mempelajari dan mengamalkan kandungan isi kitab Bahjatul Wasail ini insya Allah akan dapat meningkatkan kesempurnaan iman, Islam dan ihsan hingga mencapai tingkat muttaqin. Perlu diingat, bahwa tiga bidang ilmu itu merupakan satu kesatuan yang harus diresapi dan dijiwai oleh setiap muslim dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga ucapan, perbuatan, gerak-gerik, dan tingkah laku kita dalam kehidupan benar-benar bernafaskan ruh Islam. Sebab ada keterangan yang menyatakan: “Siapa mengamalkan fiqih tanpa tasawuf, maka dia zindiq, dan siapa yang bertasawuf disertai fiqih maka benarlah dia.”

Bahjatul Wasail

بهجة الوسائل بشرح مسائل 


Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Kitab Bahjatul Wasail | Syaikh Nawawi al-Bantani" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Syarah Tijan Ad-Darori Logat Sunda | Syaikh Nawawi Al-Bantani

Terjemah Syarah Tijan Ad-Darori Logat Sunda | Syaikh Nawawi Al-Bantani

Tijan Logat Sunda

Terjemah Syarah Tijan Ad-Darori


Tentang Aqidah Islam yang 50 Hampir sebagian besar umat Islam mengenalnya. Didalam kitab-kitab klasik ataupun yang ditulis tokoh Muslim kontemporer banyak yang menuliskanya, Aqidah 50 itu adalah rincianya ebagaiberikut: 41 Sifat-sifat Allah yaitu 20 macam yang Wajib, 20 Sifat yang Mustahil, 1 sifat yang Jaiz. Dan, ke-20 sifat itu biasanya dinamakan dengan sifat 20 atau 20 sifat yang dimiliki Allah. dan 9 Sifat yang dimiliki oleh para Rasul yaitu 4 Sifat yang wajib, 4 Sifat yang mustahil, 1 sifat yang jaiz bagi para Rasul

Diantara kitab klasik yang membahas masalah Aqidah 50 ini adalah Tijan ad-Daruri yang ditulis oleh Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Jawi al-Bantani atau yang lebih populer dengan nama Syekh Nawawi al-Bantani sebagai penjelasan dari kitab Risalah Al-Bajuriyah karya Syekh Ibrahim bin Muhammad al-Bajuri, seorang ulama Al-Azhar, Mesir, atau yang dikenal dengan Risalah al-Bajuri.

Dalam kitab ini (Tijan ad-Daruri--Red), dijelaskan sifat-sifat yang wajib bagi Allah sebanyak 20 Sifat, termasuk 20 sifat yang mustahil dimiliki oleh Allah, yaitu lawan dari sifat wajib di atas dan juga 1 sifat yang Jaiz bagi Allah

Syekh Ahmad al-Marzuqy, pengarang nazam Aqidah al-Awwam, menyatakan, ''Dengan karunia dan keadilan-Nya, Allah memiliki sifat boleh (wenang), yaitu boleh mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya.'' Keterangan ini berdasarkan firman Allah, ''Dan, Tuhanmu menetapkan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya, tidak ada pilihan bagi mereka.'' (QS Alqashash: 68 dan Albaqarah: 284).

Sementara itu, menurut Syekh Bajuri sebagaimana dijelaskan Syekh Nawawi, sifat-sifat Allah tersebut wajib diketahui oleh setiap orang mukalaf (Muslim dewasa yang sudah terbebani hukum atau perintah).

Banyak ulama yang juga menganjurkan setiap orang Islam untuk mengenal sifat Allah ini. Dalam berbagai keterangan, disebutkan, ''Man 'Arafa nafsahu faqad 'Arafa Rabbahu.'' (Barang siapa yang mengenal dirinya, dia akan mengenal Tuhannya).

Selanjutnya, dalam buku ini, diterangkan pembagian dari sifat 20 tersebut. Sifat 20 itu terbagi dalam empat bagian. Nafsiyah, Salabiyah, Ma'ani dan Ma'nawiyah

Pertama, Sifat Nafsiyah (pribadi). Sifat ini ada dalam kategori sifat Wujid yang menunjukkan keberadaan Allah. dengan adanya sifat Wujud maka ada pula sifat-sifat lainya bagi Allah, karena jika tidak wujud maka tidak wujud pula sifat-sifat lainya. Maka sifat ini adalah Sifat Nafsiyah

Yang kedua adalah Sifat Salbiyah, yakni meniadakan sifat-sifat kekurangan bagi Allah, sifat yang meniadakan dan mengilangkan sifat-sifat lawan dari sifat kesempurna'an. Sifat ini ada pada qadim, baqa, mukhalafatuhu lil hawadits, qiyamuhu binafsihi, dan wahdaniyah.

Yang ketiga adalah Sifat Ma'ani. Diterangkan dalam kitab tersebut, sifat ini menetapkan bahwa makna wujud-Nya yang menetap pada zat-Nya yang sesuai dengan kesempurnaan-Nya. Sifat ma'ani ini ada tujuh, yaitu sifat berkuasa, berkehendak, berilmu, hidup, mendengar, melihat, dan berbicara (qudrat, iradah, ilmu, hayyu, sama', bashar, dan kalam).

Sedangkan, yang keempat adalah Sifat Ma'nawiyah yang bernisbah pada sifat ma'ani. Disebut ma'nawiyah karena sifat itu menetap pada sifat ma'ani, yaitu maha berkuasa, berkehendak, berilmu, hidup, mendengar, melihat, dan berbicara.



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Syarah Tijan Ad-Darori Logat Sunda | Syaikh Nawawi Al-Bantani" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Nashaihul Ibad | Syaikh Nawawi Al-Bantani

Terjemah Nashaihul Ibad | Syaikh Nawawi Al-Bantani

Nashaihul Ibad


Kitab Nashaihul Ibad


Sesuai dengan namanya kitab Nahsihul ‘Ibad adalah salah satu kitab yang bertemakan nasehat-nasehat bagi hamba-hamba dalam menjalankan Agama Islam dalam kategori ranah tasawuf yang dalam penyajiannya sangat sederhana tetapi bermakna dan langsung pada inti masalah, sehingga memudahkan setiap pembaca untuk memahaminya.

Matan Kitab ini berisikan Al-Qur'an, Hadits dan Juga Atsar dan juga kalam Ulama yang dihimpun oleh Syaikh Ibnu Hajar Al-Asqalani yang kemudian diberikan penjelasan atau syarah oleh Syaih Nawawi Al-Bantani

Isi kitab ini berisikan jawaban akan kebutuhan spiritual seorang muslimsehari-hari dalam menjalankan agamanya. Didalamnya berisikan 1055 nasihat-nasehat yang disusun secara numerik berurutkan Nomer atau Jumlah Nasehat yang bersumber dari Alquran, hadis, dan ucapan para sahabat serta ulama salaf.

Kitab ini didalamnya terdapat kandungan makna yang begitu mendalam dan kajian hakikatnya yang begitu luhur, sehingga jika dipahami secara mendalam dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, bisa mengantarkan seseorang hamba kepada tingkat kesucian hati, kebersihan jiwa, dan kebaikan budi pekerti, serta akan mengantarkan kita akan pentingnya memahami makna hidup yang sejati.

Buku Bekal Menjadi Kekasih Allah ini adalah referensi wajib yang harus dimiliki oleh para pendamba jalan kebaikan, kebahagiaan, dan keselamatan. Ketika seseorang sudah setiap waktu mendahulukan kekasihnya, maka secara otomatis kekasihnya akan mencintainya. Kekasih akan melihat pengorbanan kekasihnya itu. Insya Allah, banyak kesempatan untuk menjadi kekasih Allah di masa kini.

Kitab ini bisa memberikan kita banyak wawasan dan renungan-renungan dalam memahami hidup, berperilaku serta bagaimana menyikapi coba'an dan ujian dan juga berbagai masalah lainnya. Buku ini dikemas dengan bahasa yang singkat dan padat, menarik dan juga sangat menyenangkan untuk dikaji oleh siapapun.

Buku Nashaihul 'ibad ini ditulis oleh Syekh Nawawi al-Bantani, seorang ulama Nusantara yang telah banyak menghasilkan karya-karya besar dan terkenal dalam khazanah keilmuan agama Islam dari berbagai macam Bidang Ilmu. Dan tahukah? Syekh Nawawi Ulama berasal Indonesia yang menjadi pengajar sekaligus imam Masjidil Haram selama lebih dari 10 tahun .Syaikh Nawawi lahir di Tanara, serang, Banten, pada tahun 1813 M dan dijuluki Nawawi Shogir dan bapak kitab kuning Indonesia.

Berbeda dengan kitab-kitab lain yang pada umumnya memuat kitab berdasarkan kekhususan materi, seperti bab sabar; berisi segala bahasan perkara sabar, bab syukur, bab amanah dan demikian selanjutnya yang susun berdasarkan tema khusus, maka buku Nashoihul ibad ini berbeda. Setiap bab nya disusun berdasarkan keseragaman jumlah poin yang akan dibahas.



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Nashaihul Ibad | Syaikh Nawawi Al-Bantani" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik