Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Perbedaan Tahun Syamsiyah dan Qomariyah / Hijriyah

Perbedaan Tahun Syamsiyah dan Qomariyah / Hijriyah

Kalender Masehi dan Hijriyah

PERBEDAAN TAHUN SYAMSIYAH & QOMARIYAH
Drs. Hamzah Johan Albatahany


 هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

"Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui." (Yunus:5)

KANDUNGAN AYAT :

Sistem Penanggalan
Untuk Mengetahui Bilangan Tahun
Untuk Mengetahui Hisab ( Waktu, Amal Diri)

I.1 Muharram adalah tanggal tahun baru Hijriyah

Fenomena yang ada; Umat Islam banyak yang cenderung memperingati pergantian tahun Masehi daripada Tahun Hijriyah. Kenapa bisa seperti itu ??

Jawabannya :
  1. Karena Penjajahan Kafir
  2. Karena sudah terkondisi
  3. Kurangnya Kesadaran ummat Islam

II. APA PERBEDAAN Tahun Syamsiyah dengan Tahun Qomariyah??
 
Jawabannya :
  1. Perhitungan Tahun Syamsiyah berdasarkan perjalanan matahari, qomariyah berdasarkan perjalanan bulan
  2. Perhitungan Hari Syamsiyah dimulai jam 0 tengah malam, sedangkan qomariyah matahari terbenam
  3. Perhitungan Tahun Syamsiyah pernah mengalami koreksi 13 hari dengan rincian ; 10 hari Ralat GREGORIAN ditambah kesalahan 1 hari di abad 17, 18 dan 19. Hal itu terjadi karena penyesuaian MUSIM bukan berdasarkan kelahiran Isa Almasih. Karena jika berdasarkan kelahiran Isa Almasih, maka koreksi 13 hari itu telah merubahnya. Sedangkan Tahun Qomariyah terhitung mulai Nabi Hijrah pada hari Kamis tgl 15 Juli 622 Syamsiyah,  tidak ada perubahan sejak dahulu karena penentuan bulanannya sangat mudah karena ditandai oleh hilal.

III. Apakah Penanggalan Tahun Syamsiyah dan Qomariyah dapat diterima dalam Islam?

Jawabannya :
Keduanya menjadi perhitungan waktu bagi manusia untuk beribadah dan bermuamalah (QS.Yunus : 5)

IV. Bagaimana cara kita menyikapi setiap perubahan tahun syamsiyah dan qomariyah itu ?
Jawabannya :

1.Hasibu anfusakum qobla antuhasabu

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ(18

2. Tingkatkan Hablum Minallah & Hablum Minannas

ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِنَ النَّاسِ


SISTEM PENANGGALAN : (SYAMSIYAH DAN QOMARIYAH)

I. SYAMSIYAH

1. Pertama sekali diperkenalkan dan diproklamirkan penggunaannya pada tahun berdirinya kerajaan ROMA tahun 753 SM, perhitungannya dibuat oleh NUMA POMPILUS.
2. Juni tahun 46 SM, dikoreksi  oleh SOSIGENES. Dan dikenal dengan kalender Yulius
3. Januari tahun 350 M, dikoreksi dan menggunakan system penanggalan Yustinian
4. 15 Oktober 1582 menggunakan system Gregorian hingga sekarang

Catatan :
- Dasar Perhitungan Ke-Empat Sistem Tersebut, Sama-Sama Berdasarkan Peredaran Matahari (SISTEM SYAMSIYAH).
- Perbedaan yang Mendasar dari ke-empat system tersebut adalah  : MENENTUKAN UMUR TAHUN DAN PENGARUH MUSIM
1.  System NUMA POMPILUS                 : 1 tahun = 366 hari
2.  System KALENDER YULIUS             : 1tahun = 365,25 hari
3.  System KALENDER YUSTINIAN      : 1tahun = 365,25 hari
4.  System KALENDER GREGORIAN    : 1tahun = 365, 2425 hari

-    PENAMAAN MASEHI system kalender tersebut terjadi pada tahun 1582 sewaktu penentuan tanggal wafatnya Nabi Isa A.S. dan ini sebagai upaya INFILTRASI Non-Islam  terhadap budaya.
-    INFILTRASI tsb terus berkembang; seperti; sandal salib, sajadah salib, fon salib, buku-buku salib, wayang, tarian, injil berbahasa daerah, baca injil dengan lagu Al-Qur’an, dll.
-   Oleh sebab itu Al-Qur’an  (Yunus: 105) tsb menutup dengan kata “HISAB” mengandung makna : PERHITUNGAN ( perhitungan WAKTU, UMUR, MUSUH, BEKAL DUNIA DAN AKHIRAT )

II. QOMARIYAH

( 354 HARI BASITHAT, 355 HARI KABISAT )
Pertama kali dipublikasikan  pada bulan Sya’ban 17 Hijriyah (Agustus 638 M) dimasa khalifah
Umar bin Khaththab. Dengan perhitungan yang dimulai dengan hijrah Nabi ke Makkah (15 Juli
622 M )

Tambahan
1. Kalender Masehi atau Syamsiah Kalender Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi Bumi terhadap Matahari. Kala revolusi bumi ini digunakan sebagai patokan penanggalan tahun syamsiah atau masehi. Lama revolusi bumi adalah 365,25 hari. Hal ini pernah diungkapkan oleh Julius Caesar (kaisar Romawi) bahwa jumlah hari dalam satu tahun merupakan bilangan bulat.Satu tahun pada penanggalan syamsiah ditetapkan lamanya 365 hari yang terdiri dari dua belas bulan. Jumlahnya hari dalam setiap bulannya berbeda-beda, ada yang 28 hari, 30 hari, dan 31 hari. Satu tahun ditetapkan 365 hari, sedangkan kala revolusi bumi 365 ¼ hari. Kelebihan hari dalam satu tahun yaitu ¼ hari dikumpulkan menjadi satu hari selama empat tahun. 

Oleh karena itu setelah empat tahun ada pertambahan satu hari sehingga jumlah harinya menjadi 366 hari. Hal ini hanya terjadi empat tahun sekali yang disebut tahun kabisat. Penambahan hari pada tahun kabisat hanya terjadi di bulan Februari. Oleh karena itu bulan Februari pada tahun kabisat menjadi 29 hari. Tahun kabisat yang sudah terlewati misalnya tahun 1994, 2000, 2004, dan seterusnya.

Setelah empat tahun kekurangannya menjadi satu hari. Oleh karena itu, setiap empat tahun:a. jumlah hari pada bulan Februari bertambah satu menjadi 29 hari;b. jumlah hari dalam satu tahun menjadi 366 hari.Tahun dengan ciri-ciri di atas disebut tahun kabisat. 

Ada dua syarat mengetahui tahun kabisat.
a. Untuk angka tahun biasa, tahun kabisat adalahtahun yang angkanya habis dibagi 4. Contohnya, tahun 2000, 2004, dan 2008.
b. Untuk angka tahun abad, tahun kabisat adalah tahun yang angkanya habis dibagi 400. Contohnya, tahun 1200, 1600, dan 2000. 
Tabel 9.11 Nama–Nama Bulan pada Tahun Masehi

No
Nama bulan
Jumlah
1
Januari
31
2
Februari
28 atau 29
3
Maret
31
4
April
30
5
Mei
31
6
Juni
30
7
Juli
31
8
Agustus
31
9
September
30
10
Oktober
31
11
November
30
12
Desember
31
Jumlah hari
365 atau 366

2. Kalender Hijriah atau komariyah

Kalender Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi Bulan terhadap Bumi. Sekali berevolusi terhadap bumi, bulan membutuhkan waktu selama 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik. Kala revolusi bulan terhadap bumi ini dimanfaatkan oleh umat Islam untuk menentukan tahun Hijriah atau Komariah.


Tahun Hijriah terdiri atas 12 bulan. Jadi, dalam satu tahun Hijriah sama dengan 29 ½ × 12 = 354 hari. Untuk mempermudah dalam perhitungan hari, orang mengubah jumlah hari dalam satu bulan menjadi 29 atau 30 hari. Jumlah hari pada setiap bulan di kalender Hijriah berselang-seling 30 dan 29 hari. Dengan demikian, satu bulan dibulatkan menjadi 29,5 hari. Akibat pembulatan ini, maka pada tahun Hijriah pun ada tahun kabisat yang jumlah harinya 355 hari. Dalam 30 tahun, terdapat 11 tahun kabisat. Satu tahun Hijriah lamanya 354 hari. Sedangkan satu tahun Masehi lamanya 365 hari. Oleh karena itu, tahun Hijriah lebih cepat 11 hari daripada tahun Masehi. Hal ini menyebabkan hari-hari besar bagi umat Islam selalu berubah-ubah lebih cepat 11 hari dari pada tahun sebelumnya pada kalender Masehi.


Kamu dapat memahami nama bulan dan jumlah hari tahun Hijriah pada Tabel 9.12

No
Nama bulan
Jumlah
1
Muharram
29
2
Safar
30
3
Rabiulawal
29
4
Rabiulakhir
30
5
Jumadilawal
29
6
Jumadilakhir
30
7
Rajab
29
8
Sya’ban
30
9
Ramadhan
29
10
Syawal
30
11
Zulkaidah
29
12
Zulhijjah
29 atau 30
Jumlah hari
354 atau 355

Demikian penjelasan tentang sistem kalender. Semoga bermanfaat?

Terjemahan Kitab Hilyatul Auliya 26 Jilid PDF Lengkap

Terjemahan Kitab Hilyatul Auliya 26 Jilid PDF Lengkap

Hilyatul Auliya

TERJEMAHAN HILYATUL AULIYA


Diantara banyaknya kitab-kitab yang mengisahkan tentang perjalanan hidup, siroh, thabaqot, sejarah para Salaf, salah satu diantaranya adalah kitab yang bernama: Hilyatul Auliya wa Thabaqatul Asyfiya (Perhiasan para wali dan tingkatan orang-orang suci), sebuah kitab ensiklopedi Islam yang memaparkan sejarah dan biografi para ulama Salaf terdahulu secara detail. Dengan membawakan hadits dan atsar beserta sanad-nya. Kitab ini mencerikan sejarah hidup generasi para Ulama dan para Wali yang hidup mulai dari generasi Shahabat, Tabiin, tabiut tabiin dan seterusnya dari ulama-ulama Ahlu Sunnah.

Kitab ini disajikan dengan sistematika penyajian klasik, karena semua kisah dan biografi para Ulama di Kitab ini, disampaikan dan diceritakan menggunakan hadits dan atsar lengkap, sehingga validitas dan keotentikan isi ceritanya pun bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiyah lewat studi hadits dan atsar. Oleh karena itu buku ini menjadi referensi utama dalam disiplin ilmu Sejarah.

Kitab Hilyatul Auliya wa Thabaqatul Asyfiya, ini ditulis oleh Al Imam Abu Nu'aim Al Asfahani -rahimahulloh. Nama lengkapnya adalah Ahmad bin Abdullah bin Ahmad Al-Ashfahani. Beliau lebih dikenal dengan sebutan Abu Nu’aim al Ashbahani. Nama Ashbahan yang menjadi nisbat pada namanya, merupakan sebuah kota yang terletak di Negara Iran. Kadang, dikenal juga dengan sebutan Ashfahan. Abu Nu’aim sendiri memiliki nama asli yaitu, Ahmad bin ‘Abdullah bin Ahmad bin Ishaq bin Musa bin Mihran. Dia dilahirkan pada bulan Rajab 336 H. Ada juga yang berpendapat, ia lahir tahun 334 H. Dan beliau meninggal pada 20 Muharram 430 H dalam usia 94 tahun. Demikian berdasarkan paparan para ulama yang menuliskan biografinya. Usia beliau banyak dihabiskan dengan belajar, mengajar dan menulis.

Dari perhatian sang ayah yang sangat besar kepadanya, sejak usia beliau masih belia, Abu Nu’aim telah menjelajahi dunia belajar dan mencari ilmu Agama. Maka berkat penguasaan ilmu dan kemampuan ilmiahnya, tak ayal, berbagai gelar "imam, ats-tsiqah, ‘allamah serta Syaikhul Islam" telah tersematkan kepadanya. Sampai-sampai Imam adz-Dzahabi menyatakan,”Tokoh-tokoh ilmu dunia telah memberikan ijazah baginya pada tahun 340-an H, padahal usianya baru 6 tahun.” Dia mendapatkan ijazah (rekomendasi untuk meriwayatkan) dari banyak ulama, tanpa ada orang lain yang menyamainya. Abu Muhammad bin Faris, adalah orang pertama yang memberikannya.


HILYATUL AULIYA LENGKAP 26 JILID

DOWNLOAD 
TERJEMAHAN KITAB HILYATUL AULIYA LENGKAP  26 JILID


Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemahan Kitab Hilyatul Auliya 26 Jilid PDF Lengkap" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Fiqih Manasik Haji dan Umrah Rasulullah Berdasarkan Sejarah

Fiqih Manasik Haji dan Umrah Rasulullah Berdasarkan Sejarah

Fiqih Haji dan Umrah

Panduan Manasik Haji dan Umrah


Di antara kelebihan buku ini adalah kemampuan penulisnya untuk mengakses karya-karya sejarah paling kuno dan terpercaya yang terkait dengan manasik haji Rasulullah saw. Sumber-sumber primer yang saya maksud adalah petunjuk ayat-ayat Alquran dan Hadis yang terkait dengan sejarah manasik, kemudian dua sumber otoritatif ini dikonfirmasi dengan karya-karya sejarah semisal al-Sirah al-Nabawiyyah karya Ibn Hisyam, Akhbaru Makkah wamaJaa fiha min Asar karya al-Azraqi, Syhifau al-Gharam fi Akhbar al-Balad al-Haram karya al-Fakihi dan lain-lain. 

Buku ini punya nilai plus lagi mengingat sumber-sumber primer tersebut dikonfirmasi juga dengan karya-karya sejarawan modern semisal: al-Tarikh al-Qawim Li Makkah wa Baytillah alKarim, karya Sheikh Muhammad Thahir al-Kurdi, Tarikh Makkah al-Mukarramah Qodiman wa Hadisan karya Dr. Muhammad Ilyas Abd Ghani, dan lain-lain.

Secara keseluruhan buku ini menginformasikan praktik manasik berdasarkan prilaku yang ditunjukkan oleh Rasulullah saw. melalui informasi Alquran, Hadis dan Sirah Nabawiyah dengan pendekatan sejarah. Pada umumnya buku-buku manasik yang menggunakan pendekatan fikih hanya berdasarkan sumber kitab-kitab fikih klasik. yang pada umumnya tanpa disertai teks dari Alquran dan Hadis sebagai sumber otoritatif. Pola praktik manasik seperti ini memang mendunia termasuk yang dilakukan oleh warga nahdiyin. Sementara, sebagian kaum Muslim mempraktikkan manasik haji dengan cara merujuk langsung pada Alquran dan Hadis dengan “mengabaikan” metode usul fikih dan fikih. 

Buku ini menggagas praktik manasik jalan tengah dengan memadukan antara pola pendekatan Alquran-Hadis dan pendekatan fikih tanpa harus menuduh kanan-kiri sebagai salah, bidah apalagi sesat. Suatu gagasan yang sangat cocok dengan kepribadian dan cara berpikir warga Nahdlatul Ulama, dan saya kira akan mudah diterima oleh kaum Muslim yang punya kecenderungan Muhammadiyah dan mereka yang mengaku sebagai pelanjut kaum salafi.



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Fiqih Manasik Haji dan Umrah Rasulullah Berdasarkan Sejarah" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Filosofi Ketupat dan Lepet Saat Lebaran

Filosofi Ketupat dan Lepet Saat Lebaran


Filosofi Ketupat Lebaran

Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.

Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.

Arti Kata Ketupat.

Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.
Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.
Laku papat artinya empat tindakan.

Ngaku Lepat.

Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.
Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.

Laku Papat.
  1. Lebaran.
  2. Luberan.
  3. Leburan.
  4. Laburan.
Lebaran.
Sudah usai, menandakan berakhirnya waktu puasa.

Luberan.
Meluber atau melimpah, ajakan bersedekah untuk kaum miskin.
Pengeluaran zakat fitrah.

Leburan.
Sudah habis dan lebur. Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.

Laburan.
Berasal dari kata labur, dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding.
Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.

FILOSOFI KUPAT - LEPET

KUPAT
Kenapa mesti dibungkus janur?
Janur, diambil dari bahasa Arab " Ja'a nur " (telah datang cahaya ).
Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat hati manusia.
Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti kupat yang dibelah, pasti isinya putih bersih, hati yang tanpa iri dan dengki.
Kenapa? karena hatinya sudah dibungkus cahaya (ja'a nur).

LEPET
Lepet = silep kang rapet.
Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita kubur/tutup yang rapat.
Jadi setelah ngaku lepat, meminta maaf, menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, jangan diulang lagi, agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya ketan dalam lepet.

Moga bermanfaat..

Mohon maaf lahir dan bathin moga Alloh swt selalu melimpahkan magfirohNya pada kita semuaa Aamiiiin Ya Allah Ya Rabbal Aalamiin


History of the Arabs: Rujukan Induk dan Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam

History of the Arabs: Rujukan Induk dan Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam


Diterjemahkan dari Buku History of The Arabs; From the Earlies Time to the Present, Karangan Philip K. Hitti. Ada banyak jalan untuk memahami Arab-Islam, dan buku ini adalah jalan lintas yang paling aman dan paling cepat.

Inilah karya tentang kemunculan Islam dan perkembangannya hingga Abad Pertengahan, gerak penaklukannya, kerajaannya, serta masa kejayaan dan kemundurannya, yang sangat komprehensif. Ia menyingkapkan seluruh kekayaan panorama historis yang mengesankan.

Philip K. Hitti melakukan telaah serius selama sepuluh tahun untuk menghimpun data-data historis tentang Arab-Islam. Ia merasa tak puas dengan hanya mengungkap data-data historis seputar pergantian penguasa yang berlangsung di dunia Arab-Islam. Ia melacak lebih jauh pada kondisi prasejarah bangsa Arab, termasuk kondisi geologi dan geografinya.

Menghadapi sebuah budaya yang sekian lama tidak mengenal tradisi tulis, tidak terbiasa mencatat berbagai peristiwa sejarah dalam buku harian, maka penelusuran dilakukan lewat tradisi lisan, juga jejak-jejak yang tergambar dalam berbagai artefak budaya, seperti keping mata uang atau kaligrafi yang ditulis di atas peti mati. Hitti dengan cerdik memanfaatkan semua itu sebagai data-data historis yang penting. Di tangannya, sejarah bukan hanya catatan tentang orang-orang besar, namun ungkapan rakyat kecil di pasar-pasar, atau coretan-coretan yang tercecer di pinggir jalan.

Dengan lugas, Hitti menyingkapkan fakta-fakta sejarah yang selama ini seakan tertutupi oleh subjektivitas keagamaan. Ia mengulas dengan objektif prestasi dan kegagalan yang dicapai oleh berbagai dinasti Islam. Ia juga layak mendapat acungan jempol karena mengulas dengan adil periode krusial dalam sejarah hubungan Islam-Kristen, yaitu periode Perang Salib.Buku klasik ini merupakan karya besar yang memuaskan dahaga kalangan pembaca umum maupun kalangan akademis.

“Kualitas karya Profesor Hitti ini sangat istimewa. Buku ini kaya dengan rujukan pada sumber-sumber primer dan orisinal. Halaman demi halaman sarat dengan analisis historis yang tajam dan meyakinkan”. New York Times.

Philip K. Hitti lahir di Libanon pada 1886. Sejak 1913 hingga kematiannya pada 1978, ia hidup di hampir semua negara bagian Amerika Serikat. Ia pertama-tama mengajar di Columbia, kemudian di Princeton, tempat ia pensiun pada 1954 sebagai profesor sastra semit dan Ketua Jurusan Bahasa-Bahasa Timur. Selain menulis sejumlah karya tentang dunia Timur, ia juga berperan aktif dalam berbagai kajian bahasa dan politik Timur Dekat dan giat dalam berbagai organisasi kebudayaan internasional.


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "History of the Arabs: Rujukan Induk dan Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

101 Sahabat Nabi

101 Sahabat Nabi

101 Sahabat Nabi

Buku 101 Sahabat Nabi


Buku yang ada di tangan pembaca saat ini hanyalah sebuah karya yang mencoba mendobrak satu sisi dari permasalahan-permasalahan di atas, yaitu sisi krisis keteladanan. Walaupun penyusun yakin, tindakan ini ibarat membenturkan kepala ke tembok karang yang keras, tapi paling tidak ini adalah sebuah usaha dari sebuah percobaan.

Penyusun mencoba menawarkan beberapa figur sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang jelas-jelas bisa diteladani. Mungkin terlalu idealis kalau ingrn meniru jalan hidup mereka secara keseluruhan. Tapi, paling tidak generasi kita punya tokoh yang bisa mereka idolakan, dan jadikan anutan. Paling tidak, kita mengenal orang-orang yang telah memperjuangkan Islam pada masa-masa awal munculnya. Paling tidak lagi, kita bisa memberikan bacaan alternatif bagi mereka, generasi bangsa di tengah semaraknya hiburan-hiburan yang menggoda.

Jumlah para Sahabat Nabi Muhammad SAW


Benar kata penyrsun buku "101 Sahabat Nabi" ini, bahwa sahabat yang tercantum dalam buku ini hanyalah sebagian saja. Atau, mungkin lebih tepat jika dikatakan sebagai sebagian kecil. Kecil sekali! Karena, jumlah para sahabat Nabi memang sangat banyak. Dalam perang Badar saja, para sahabat yang ikut berperang bersama Nabi jumlahnya 313 orang. Jauh di atas angka 101.

Kemudian dalam perang Uhud, jumlah mereka yang ikut sebanyak 700 orang. Tentu saja, jumlah mereka setelah itu pasti lebih banyak lagi.

Sebenarnya jumlah pasukan kaum muslimin yang turut keluar Madinah bersama Rasul pada waktu perang Uhud mencapai seribu orang. Tetapi di tengah jalan, Abdullah bin Ubay gembong munafik menggembosi semangat pasukan dan pulang kembali ke Madinah dengan membawa sekitar tiga ratus orang.

Bahkan, sejatinya jumlah 101 sangatlah sedikit dibanding jumlah para sahabat semuanya yang mencapai puluhan ribu, bahkan mungkin ratusan ribu. Sebab, pada saat fathu Makkah saja, sahabat yang turut pergi bersama Nabi jumlahnya mencapai sepuluh ribu orang. Itu pun masih belum ditambah dengan mereka yang tetap tinggal di Madinah dan mereka yang berada di tempat lain selain Madinah, plus kaum perempuan (yang jumlahnya lebih banyak daripada kaum laki-laki). Dan kemudian setelah Mekah berhasil dikalahkan oleh Nabi beserta pasukan kaum muslimin, penduduk Mekah dan sekitarnya berbondong-bondong masuk ke dalam agama Islam.

Lebih jauh lagi tentang jumlah sahabat yang sebenarnya, dalam kitab Al-Kauakib Ad-Durriyyab disebutkan, bahwa tatkala Utsman bin Affan melakukan pengumpulan penulisan mushaf Al-Qur'an pada tahun 25 H, jumlah sahabat Nabi yang masih hidup saat itu sekitar 12.000 (dua belas ribu) orang

Ternyata, jumlah sahabat Nabi memang banyak. Tidak ada seorang pun yang dapat memastikan jumlah mereka secara keseluruhan. Apalagi menyebutkan nama mereka satu persatu berikut perannya dalam menegakkan agama Allah ini. Itulah makanya, pada masa-masa awal munculnya, Islam sangat kuat dan disegani oleh negara-neg ra di sekitarnya bahkan di dunia, ketika iru. Hal ini dikarenakan selain jumlahnya yang banyak kepribadian masing-masing sahabat yang sangat agung dan tingginya kepedulian yang mereka miliki dalam menyampaikan risalah dakwah, ditambah lagi dengan akhlak mereka yang luhur. Bisa dimaklumi, karena mereka adalah alumni madrasah Rasulullah Sballallahu Alaihi wua Sallam.


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "101 Sahabat Nabi" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Buku Menakar Kesahihan (Argumentasi) Pembatalan Baalawi PDF

Buku Menakar Kesahihan (Argumentasi) Pembatalan Baalawi PDF


Buku ini adalah tulisan naskah Gus Rumail Abbas yang telah di sampaikan beberapa bulan ke belakang di Kanal Youtube Pamitnya Ngantor dalam menjawab pertanyaan: "Seberapa kuat argumentasi Penggugat layak disebut "gugatan".?

Kesarjanaan historis (yang skeptis) melihat sejarah Banu Alawi (kemudian disebut: “Baalawi”) memiliki permasalahan historis lantaran ditopang oleh kisah-kisah oral yang memerlukan verifikasi eksternal dan bukti materiel untuk memastikannya sebagai cerita faktual.

Itulah kenapa pada dekade sebelumnya Syaikh Murad Syukri berpeluang meragukan Imam Ahmad ibn Isa Al-Muhajir sebagai sosok historis, dan pada abad ini seorang penulis produktif asal Banten, yaitu KH. Imaduddin Utsman Al-Bantani (selanjutnya ditulis: "Penggugat") berpeluang dalam menilai Imam Ubaidillah atau Abdullah ibn Ahmad Al-Muhajir sebagai sosok ahistoris.

Penggugat, menurut hemat penulis, telah memperkenalkan metode kritik Barat ke dalam bidang studi Islam (baca: ilmu nasab). Dengan mengutip penalaran kritik historis dan penagihan sumber sezaman, nampak sekali Penggugat mengesankan bahwa penelitiannya menggunakan pendekatan kritik modern dan menganggap temuannya sebagai terobosan besar.

Hanyasaja, menurut penulis, jika para Pembaca dan pendukung tesis Penggugat lebih cermat menggunakan standar kritik historis dalam menakar kesahihan gugatannya, maka susunan argumen Penggugat beserta temuan-temuannya itu tidaklah terlalu mengejutkan.

Berikut adalah uraian penulis dalam menakar kesahihan argumentasi yang Penggugat susun. Karena hari ini naskah penulis sudah sampai di Banten, maka penulis mengajak seluruh pembaca untuk menelaah bersama.

Penulis mengandalkan "traktiran" di TrakTeer untuk sampai pada temuan ini. Dan hasil temuan ini dituangkan sepenuhnya untuk para dermawan di TrakTeer. Koreksi dan hak jawab dapat dikirim melalui surel penulis di bawah (terlampir)


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Buku Menakar Kesahihan (Argumentasi) Pembatalan Baalawi PDF" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik