Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Kitab Shorof. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kitab Shorof. Tampilkan semua postingan
Terjemah Nadzhom Maqsud (Yaqulu) Sunda

Terjemah Nadzhom Maqsud (Yaqulu) Sunda

Nadhom Maqsud (Yaqulu)

Terjemah Nadzhom Maqsud (Yaqulu) Sunda


Kitab Nadzhom Maqsud yang sering dikenal dengan sebutan kitab Yaqulu adalah kitab yang menjelaskan Ilmu Shorof dengan metode Nadzhoman atau Syair yang akan memudahkan para santri untuk menghafalkanya karena para santri sangat suka dengan Nadzhoman atau Syairan yang khas memiliki irama dalam melantunkanya.

Kitab Nadzom Maqsud atau kitab Yaqulu ini sudah diterjemahkan kedalam Bahasa Sunda, sehingga anak-anak santri sunda bisa terbantu untuk memahami dan menghafal kitab Nadzhom Maqsud, karena bisa melantunkan nadzhoman dengan Bahasa Arab dan juga dengan Bahasa Sunda yang menjadi artinya.

Kitab ini ditulis dan di susun oleh Ahmad bin Abdurrohim Al-Tahtawi, walau secara data tersedia sumber yang menjelaskan tentang kisah masa kecil dan juga tempat kelahiran pengarang Kitab Nadzom Al Maqsud secara lengkap. Dari beberapa sumber menyebutkan bahwa beliau hidup diantara tahun 1132H sampai 1302H.

Kitab Nadham Maqsud atau Kitab Yaqulu ini berisikan hingga kurang lebihnya 113 syair, terbagi menjadi beberapa bab. Pada bab pertama dalam kitab ini, membahas mengenai Fi’il Tsulatsiy, yang artinya fiil yang ditambahkan beberapa huruf, baik itu satu, dua, tiga huruf bahkan lebih.

Isi Kitab Nadham Maqsud (Yaqulu)


Kitab ini secara keseluruhan memiliki isi kajian dan pembahasan sebagai berikut:
  1. – Muqadimah
  2. – Bab fiil tsulasi
  3. – Bab fiil ruba’i mujarrod dan ruba’i mulhaq
  4. – Bab fiil tsulasi mazid
  5. – Bab fiil ruba’i mazid
  6. – Bab mashdar
  7. – Bab keadaaan fiil madhi, fiil amr, dan hamzah washol
  8. – Bab fiil mudhori mabni ma’lum dan mabni majhul
  9. – Bab fiil amr hadir
  10. – Bab bentuk isim fa’il
  11. – Bab bentuk isim maf’ul
  12. – Bab bentuk shigat mubalaghah
  13. – Bab tashrifnya fiil shohih
  14. – Bab faidah-faidah
  15. – Bab huruf illat dan hukumnya
  16. – Bab fiil mu’tal, mudho’af, dan mahmuz
  17. – Bab bentuk isim fail dan maf’ul bina mu’tal
  18. – Isim fail bina ajwaf
  19. – Isim fa’il bina naqish
  20. – Isim maf’ul bina ajwaf dan naqish
  21. – Fiil amr bina ajwaf
  22. – Fiil mudhari, amar dan nahi bina muktal
  23. – Fiil mudhari, amar dan nahi bina lafif mafruq dan maqrun
  24. – Fiil bina mahmuz
  25. – Khatimah
  26. – Penutup
Dari penguraian di atas mengenai isi kajian dan pembahasan dan siapa pengarang Kitab Nadzom Al Maqsud (Yaqulu), dapat diketahui akan alasan kenapa kitab ini menjadi salah satu kitab yang penting dalam ilmu Shorof untuk dipelajari oleh para santri yang menuntut ilmu di pesantren.



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Nadzhom Maqsud (Yaqulu) Sunda" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Penjelasan Kitab Nadhom Maqsud Bahasa Sunda

Penjelasan Kitab Nadhom Maqsud Bahasa Sunda

Nadzhom Maqsud Sunda

Mengenal Kitab Nadhom Maqsud


Jika belum tahu, Apa itu Kitab Nadhom Maqsud? Nadhom Maqsud merupakan nama kitab tentang Ilmu Shorof yang disusun dengan sebuah rangkain yang berbentuk syairan hasil karya Ulama Ahli Shorof yang bernama Syaikh Ahmad bin Abdurrahim al-Thahthawi (1132-1302 H). Rangkaian nadhoman tersebut berjumlah 113 bait yang menjelaskan tentang ilmu sharaf, yaitu disiplin ilmu alat yang mempelajari tentang perubahan bentuk-bentuk satu kata atau kalimat menjadi berbagai macam perubahan di dalam Bahasa Arab.

Isi Materi Kitab Kitab Nadhom Maqsud


Isi pembahasan Kitab Nadhom Maqsud ini berisikan beberapa BAB

Pada BAB pertama, Pengarang Kitab terlebih dahulu menjelaskan kitabnya tentang bahasan Fiil dalam Ilmu Shorof, pembagian wazan-wazan Fi'il dan juga pembagian BAB Fi'il Tsulasi (Fiil yang asalnya terdiri dari tiga huruf, Fa’ Fiil, ‘Ain Fiil, dan Lam Fiil).

Dalam pembahasan selanjutnya, beliau membahas tentang Fiil Ruba’i Mujarod (Fiil yang asalnya terdiri dari empat Huruf) dan Mulhaq-mulhaqnya Bab Ruba’i Mujarad. Kemudian di lanjut ke pembahasan BAB Tsulasi Mazid dan Ruba’i Mazid seperti Khumasi atau Sudasi.

Istilah-istilah ini di kalangan Awam mungkin akan terasa asing. Namun bagi mereka yang pernah dipesantren atau sudah memiliki dasar dalam bidang ilmu shorof, istilah-istilah tersebut akan terasa tidak akan asing lagi.

Di BAB kedua, Pengarang kitab ini membahas tentang pembagian Masdar kepada dua bagian, yaitu masdar Mim dan Ghairu Mim, walau dalam penjelasan lanjutnya ada pembagian masdar yang lain yaitu Masdar Marrah, Masdar Taukid, dan beberapa hal yang berkaitan dengannya seperti Isim Zaman, Isim Makan dll.

Di BAB ketiga pengarang kitab ini membahas tentang Tashrif Fi'il yaitu keadaan Fiil Madhi, Fiil Amar, dan Hamzah Washal. Kemudian disusul dengan pembahasan mengenai Fiil Mudhore Mabni Ma'lum dan Mabni Majhul. sebagaimana urutan mentashrif atau tasrifan

Di Bagian Fawaid Pengarang kitab ini dilanjutkan dengan pembahasan cara membuat Fiil Amar yang hadir, Bentuk Isim Fail, Isim Maf’ul Tsulasi, Tashrifnya Fiil Shahih, Faidah Fiil Lazim dan Muta’adi, Huruf Ilat dan beberapa hukum yang berkaitan dengannya, Mad, dan Ziyadah (tambahan).

Di BAB kekempat Pengarang Kitab ini membahas tentang Mu'tal, Mudhoaf dan Mahmuz, bagaimana membuat perubahan kalimat pada Fi'il-fi'il Bina Mu'tal, Fi'il Bina Mudhoaf, dan Fi'il Bina Mahmuz

Penjelasan Kitab Nadhom Maqsud Bahasa Sunda


Maka ari iyeu eta Kitab Bahasa Sunda anu mangrupaken penjelasan piken Kitab Nadhom Maqsud anu di karang ku Syaikh Ahmad bin Abdur Rahiim

Tah iyeu Kitab di jelasken kalawan Bahasa Sunda ku sapalih santri jenengan Muhammad Abdullah sarta di Surah ku Jenengan Muhammad Akhyar teras dicetak sareng di sebarken di pesantren Salafiyyah kanggo di sebarken supaos janten pepeling jalma anu poho tur janten persiapan dina mayunan pangaosan anu di wurukan di pesantren-pesantren ku para ajengan sehingga ngabantu kana tereh fahamna para murid


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Penjelasan Kitab Nadhom Maqsud Bahasa Sunda" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Qowaidul I'lal Fi Shorfi | Syaikh Mundzir Nadzir

Terjemah Qowaidul I'lal Fi Shorfi | Syaikh Mundzir Nadzir

Qowaidul I'lal

Qawaidul I’lal Fis Sharfi


Kitab Qawaidul I’lal Fis Sharfi Lil Madaris Al-Ibtidaiyyah adalah buah karya Ulama Nusantra yaitu Syaikh Mundzir Nadzir yang membahas salah sebuah kaidah shorof yaitu kaidah I’lal. Kitab ini merupakan buku tambahan untuk penguat pelajaran ilmu shorof dan juga Tashrif Amtsilat Tahsrifiyah.

Ternyata dalam mempelajari ilmu shorof itu tidak hanya lah cukup dengan bermodalkan memahami wazan-wazan fi'il saja (Bab Tashrif). Namun sebuah keharusan memahami kaidaah-kaidah dalam I'lal. Sebagaimana dengan arti nama kitab itu sendiri, Qowaid adalah bentuk jamak dari Qoidah yang mempunyai arti dasar, dalil, alasan, hukum.

Kitab Qawaidul I’lal Fis Sharfi ini menjadi sebuah rujukan di beberapa pesantren di Indonesia, selain karena kitab ini sangat ringkas dan mencakup seluruh model dan cara pengi’lalan yang berjumlah 19 kaidah menggunakan bahasa Arab dan bahasa Jawa yang di tulis dengan menggunakan tulisan arab pegon..

Dengan pembukaan I yang membahas tentang bina’ secara terperinci, pembukaan II berisi latar belakang penulisan kitab, dan materi Qowa’idul I’lal yang mencantumkan kaidah I’lal dalam bahasa Arab kemudian dijelaskan ke dalam bahasa jawa lalu dicantumkan contoh proses pengi’lalan dengan menggunakan bahasa Arab (hanya berisi 19 kaidah dengan sedikit tambahan), pembahasannya pun tidak terlalu rumit sehingga mudah dipelajari.

Terlebih lagi karena di sana terdapat keterangan berbahasa Jawa yang memudahkan para pembacanya yang berasal dari Jawa.

“و كتبتها على طريق حصر سهل ليسهل على المبتدئ حفظها و فهمها”

Saya telah menulisnya dengan jalan bahasa yang ringkas dan mudah agar memudahkan pemula dalam menghafal dan memahaminya ungkap penulis dalam mukaddimah kitab ini.

Biografi Syekh Mundzir Nadzir


Syekh Mundzir Nadzir adalah putra pertama dari bapak KH. Nadzir Kertosono dan ibu Hannah. Saudara beliau berjumlah 5 orang, yakni: Danial, Dewi Rohilah, Asma’ul Husna, Ilham Nadzir Jamsaren Kediri (dosen di Institut Tribakti kediri dan beliau adalah satu-satunya saudara syekh Mundzir yang masih hidup), Thoha Nadzir Jawa Tengah.

Syekh Mundzir adalah sosok yang gemar menulis, beliau penulis yang rajin di antara karya beliau adalah: kitab fafirru ilalloh, lubabul hadits, cerita syekh subakir, tanwirul qori’, an-nuqthah, mushhaf al qur’an dengan tulisan tangan yang belum sempat beliau selesaikan hingga beliau wafat.

Semasa mudanya beliau sangat semangat mencari ilmu. Di antara kota tempat beliau ngangsu kaweruh adalah Kota Malang, Jogja, Lirboyo Kediri dan daerah di Jawa Tengah.

Beliau menikah dengan Ummu Kulsum dan dikaruniai 3 putra, yakni: Hasan Karbala, Husein Qubailah dan ‘Athoillah.

Dan akhirnya beiau wafat kemudian istrinya, Ummi Kulsum dinikahi oleh adik beliau Ilham Nadzir. Beliau mempunyai banyak nama laqob -nama julukan-, di antaranya adalah مُنْهَمِر karena terinspirasi dari ayat al-Qur’an فَفَتَحْنَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ بِمَاءٍ مُنْهَمِرٍ (QS: Al Qomar: 11) , dan مُنَاجَة singkatan dari منذر نذير من جاوى تيمور.

Beliau dimakamkan di belakang Masjid Al-Huda Desa Ketami Kediri (wakaf Bapak Shodaqoh).


ترجمة كتاب قواعد الاعلال فى الصرف

DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Qowaidul I'lal Fi Shorfi | Syaikh Mundzir Nadzir" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Matan Bina Wal Asas | Ilmu Shorof

Terjemah Matan Bina Wal Asas | Ilmu Shorof

Terjemah Matan Bina

Mengenal Kitab Matan Al-Bina wa Al-Asas


Kitab Matan Al-Bina wa Al-Asas adalah kitab ringkasan yang sangat terkenal dikalangan santri dalam ilmu Sharaf. Kitab ini sering dipelajari oleh para pelajar pemula yang ingin mempelajari ilmu Sharaf khususnya di pesantren-pesantren karena bahasannya yang singkat, padat dan mudah dihafal.

Kitab ini menerangkan semua Bab Tashrif dalam ilmu Sharaf, dimulai dari tsulasi mujarad, tsulasi maziz, ruba’i mujarad, ruba’i maziz, dan mulhaq ruba’i, dengan urutan berdasarkan jumlah hurufnya. Setiap bab dijelaskan mengenai wazannya, contoh-contoh mauzunnya, ciri-cirinya, manfaatnya, dan juga contoh kalimat yang termasuk dalam bab beserta maknanya. Kitab ini sangat penting dalam mempelajari ilmu Sharaf dan sangat berguna bagi para pemula yang ingin memahami ilmu tersebut dengan mudah.

Pembahasan Kitab Matan Bina wal Asas


Kitab Matan Bina wal Asas ini membahas secara berurutan tentang 35 bab tasrif (perubahan bentuk kata) dalam Bahasa Arab. Di dalamnya dibahas kata-kata dasar dalam Bahasa Arab dihitung dari jumlah hurufnya. Maka dalam kitab ini kita akan menjumpai istilah-istilah seperti Tsulatsi Mujarad, Mazid, Ruba'i Mujara, Mazid, dan Mulhaq.

Di Kitab Matan Bina ini juga dibahas wazan (Patokan Kata) setiap kata, kata yang mempunyai struktur yang sama (mauzun), bina (faedah), dan contohnya masing-masing, di mana semuanya ditulis dengan bahasa yang sederhana dan terang.

Kitab ini menjelaskan semua Bab-bab tashrif dalam ilmu Sharaf dengan urutan berdasarkan jumlah hurufnya dimulai dengan tsulasi mujarad, tsulasi maziz, ruba'i mujarad, ruba'i maziz dan mulhaq ruba'i.

Masing-masing bab dijelaskan wazannya, contoh mauzunnya, ciri-cirinya, faedah babnya dan contoh kalimat yang termasuk dalam bab beserta maknanya.

Buku ini merupakan terjemahan dari Kitab Matan Al Bina' Wa Asas, yang didalamnya berisi kaidah-kaidah tashrifiyyah. Yang mana dengan membacanya maka kita akan semakin mengetahui bagaimana kaidah-kaidah nahwu dan tashrif. Penulisan buku ini sangatlah sistematis, jadi para pembaca begitu mudah dan sangat gampang untuk memahaminya.

Pengarang kitab Matan Bina Wal Asas

Pengarang kitab ini adalah syekh Ibrohim bin Abdul Wahab bin Imaduddin yang dikenal dengan sebutan Syaikh Az-Zanjani Al-Izzi (w. 655 H) Beliau lahir di Zanjan, Iran, sebuah kota dekat perbatasan dengan Azerbaijan. Ayahnya adalah seorang ahli fikih Syafi’iyyah. Beliau wafat pada 655 H atau 1257-58 M (Syarh Tashriful Izzi: 2011).

Semoga dengan kita membacanya, maka kita akan semakin tahu kaidah-kaidah nahwu dan tashrif. Karena terutama bagi para pelajar-pelajar di madrasah atau di pesantren-pesantren, ilmu nahwu dan tashrif merupakan ilmu pokok yang wajib dipelajari dan wajib di mengerti.


ترجمة متن البنا والاساس

DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Matan Bina Wal Asas | Ilmu Shorof" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Qowaidul I'lal Taqrirot Ploso

Terjemah Qowaidul I'lal Taqrirot Ploso

Terjemah Qowaidul I'lal Ploso

Nahwu dan Shorof


Nahwu dan Shorof adalah dua pasangan serasi dalam ilmu alat, ada pepatah yang mengatakan bahwa Shorof adalah Ibunya Ilmu sedangkan Nahwu adalah Ayahnya Ilmu, jika diibaratkan dalam menu hidangan makanan adalah bagaikan garam dan bumbu dalam masakan yang tidak boleh ditinggalkan, jika ditinggalkan salah satunya maka rasanya akan hambar. Begitu pula fungsi Nahwu dan Shorof di saat mempelajari tata bahasa Arab, akan kurang pas dan kesulitan memahaminya jika salah satunya tidak dipakai.

Pengertian Qowaidul I'lal


I'lal adalah merubah huruf ilat (penyakit) wau, alif dan Yak supaya menjadi ringan dan mudah di dalam pengucapannya. Dalam hal merubah ini mempunyai banyak artinya, dapat diartikan dengan menghapus, mengganti, atau juga memindahkan tempatnya. Dapat juga diartiken dengan menambah harokat.

Kitab Qowaidul I'lal ini terdiri dari dua suku kata yaitu Qowaid dan I’lal. Qowaid bermakna kaidah kaidah dan I’lal adalah perubahan huruf ilat (wawu, alif, ya). Maka secara sederhana kitab ini adalah kitab yang membahas ilmu tatabahasa arab yang bertujuan untuk mengetahui perubahan asal suatu lafadz. Kitab ini ditulis dengan bahasa yang singkat dan jelas, didalamnya juga disertai dengan bahasa jawa pegon sehingga sangat mudah untuk memahaminya, khususnya masyarakat jawa.

Yang dinamakan I’lal adalah merubah kalimah dari asalnya tanpa merusak beberapa maknanya, melainkan untuk memperbaiki kalimah tersebut sehingga yang semula berat dalam pengucapannya menjadi ringan diucapkan.

Adapun macam I’lal adalah sebagai berikut, yaitu: qalb (membalik) atau ibdal (mengganti), naql (memindah), hadf (membuang), ziyadah (menambahi) dan idgham (memasukkan).

Dalam mempelajari ilmu shorof tidak cukup hanya bermodalkan dengan memahami wazan-wazan fi'il saja. Namun harus juga memahami kaidaah-kaidah dalam I'lal. Sebagaimana dengan arti nama kitab itu sendiri, Qowaid adalah bentuk jamak dari Qoidah yang mempunyai arti dasar, alasan, hukum.


ترجمة كتاب متن البناء والاساس تقريرات

DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Qowaidul I'lal Taqrirot Ploso" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Metode Al-Arba'in Finnahwi Wasshorfi Wallughoh (Nahwu dan Shorof)

Metode Al-Arba'in Finnahwi Wasshorfi Wallughoh (Nahwu dan Shorof)

Metode Arbain

Metode 40 Belajar Ilmu Nahwu dan Shorof


Kitab Belajar Ilmu Nahwu dan Shorof Metode Arbain ditulis dan disusun oleh Al-Mukarrom Kiyai Muharror Khudlori. Di dalam kitab tersebut tersebutkan kata “Arbain” yang berasal dari kata bahasa Arab أربعين yang artinya empat puluh. Tak sekedar hitungan, hitungan 40 ini bermakna 40 hari atau Metode 40 hari mempelajari ilmu Nahwu dan Shorof. Keren bukan?

Namun, sebagai pelajar suatu kepastian agaknya jika bayangan muncul saat menanggapi makna dari Metode Arbain tersebut. Terlebih lagi dengan kabar dan berita yang mengatakan bahwa betapa sulitnya mempelajari Ilmu Nahwu dan Shorof. Bahkan dalam kitab Ta’alim Muta’allim disebutkan bahwa salah satu syarat dalam menuntut ilmu adalah وَطُوْلِ زَمَانٍ (dalam waktu yang lama). Apakah benar cukup belajar dengan 40 hari? Untuk membuktikannya kebenaranya, maka dari itu kami pun turut mengkaji metode Arbain dalam sesi ngaji pasaran.

Sebelum memulai pengajian pertama, santri mengerjakan soal-soal pre rest terlebih dahulu. Pre test tentu sudah sepaket dengan post test yang nanti akan kami kerjakan diakhir pengajian setelah menamatkan kitab Metode Arbain. Dengan begitu akan terlihat seberapa jauh peningkatan pemahaman nahwu shorof santri Ponpes Al Ghozali setelah mengkhatamkan Metode Arbain.

Pengajian Metode Arbain dibawakan oleh Ustadz Shohibul Azka dan Ustadzah Vina. Pengajian dibawakan cukup luwes tidak begitu kaku. Ustadz dan ustadzah juga memperhatikan kondisi mental santri. Apabila dirasa suasana sudah tidak kondusif karena santri mulai mengantuk/bosan maka akan dilakukan ice breaking untuk menaikan kembali semangat belajar para santri.

Kini kami sudah berada ditengah perjalanan setelah malam-malam kami me-ngopi (ngobrol pintar) dengan metode Arbain. Akhirnya kami mengetahui apa yang membuat kitab ini istimewa dan mudah dipahami.

Keunggulan Metode Arbain


Keunggulan dari Metode Arbain adalah kandungan materi didalamnya merupakan rangkuman dari kitab-kitab nahwu shorof seperti Jurumiah, Alfiyah, Amsilati Tashrifiyah dan lainnya dijelaskan secara singkat dan terang. Penjelasan yang tertera dalam kitab dibungkus dalam bagan yang menyerupai mind mapping. Penjelasan definisipun dituliskan dengan Pegon berbahasa Indonesia yang memungkinkan semua santri dari Sabang hingga Merauke dapat memahaminya.

"Metode Arbain sebuah inovasi yang bagus di zaman digital. Metode ini sangat perlu dikembangkan. Saya mendukung memasyarakatkan program ini. Diklat ini akan memberi bekal terbaik bagi pengasuh pesantren perwakilan Jawa Timur. Upaya ini agar kaum muslimin dapat memahami ajaran Islam rahmatalil alamin. Karena saat ini diperlukan ajaran Islam rahmatalil alamin agar terwujud ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah bashariyah. Tulungagung diperlukan masyarakat yang religius agar menjadi kabupaten tentram. Dan semua sepakat bahwa pesantren merupakan benteng pertahanan terbaik bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman radikalisme.", ujar Gatot Sunu.


الاربعين فى النحو والصرف واللغة

DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Metode Al-Arba'in Finnahwi Wasshorfi Wallughoh (Nahwu dan Shorof)" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik