Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Ensiklopedi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ensiklopedi. Tampilkan semua postingan
Terjemah Al-Fath al-Mubin fi Thabaqat al-Ushuliyyin

Terjemah Al-Fath al-Mubin fi Thabaqat al-Ushuliyyin

Biografi
Ensiklopedia Ulama Ushul Fiqh

Ensiklopedia Lengkap Ulama Ushul Fiqh Sepanjang Masa


Perjalanan sejarah Islam tidak dapat dilepaskan dari kontribusi tokoh-tokoh berpengaruh, terutama dalam bidang ilmu ushul fiqh. Para tokoh inilah yang merumuskan berbagai hukum Islam yang kemudian diterapkan dalam kehidupan umat Islam di seluruh dunia.

Namun, sungguh disayangkan bahwa sangat sedikit, bahkan nyaris tidak ada, buku yang berhasil menyajikan dan mengupas secara menyeluruh biografi, perkembangan ilmu, serta metode ijtihad para ulama ushul fiqh sepanjang masa. Akibatnya, banyak umat Islam saat ini yang tidak mengetahui asal usul dan siapa saja yang berperan dalam menetapkan hukum-hukum Islam yang mereka ikuti.

Menjawab kebutuhan tersebut, Abdullah Musthafa al-Maraghi telah menyusun sebuah ensiklopedia lengkap mengenai para ulama ushul fiqh sepanjang masa. Buku yang diterjemahkan oleh K.H. Husein Muhammad ini menyajikan informasi yang sangat detail dan berbobot, sehingga sangat cocok dijadikan referensi utama bagi siapa saja yang ingin mempelajari lebih dalam tentang para ulama ushul fiqh dan pemikiran mereka.

Urgensi Biografi Ahli Ushul Fiqh (Ushuliyyin)


Kami berharap dapat menyajikan biografi para ulama ushul fiqh dari generasi ke generasi dan dari berbagai mazhab sebagai cara memperkenalkan dan menghargai keilmuan mereka. Dengan begitu, diharapkan kaum muslimin mengetahui peran-peran mereka dalam mengembangkan hukum Islam.

Pada umumnya, mereka yang berkecimpung dalam kajian ushul fiqh membaca pikiran-pikiran para ahli fiqh itu dan merujuk kepada karya-karya mereka. Akan tetapi, mereka jarang mengetahui nama- nama dan riwayat hidup mereka. Padahal, pengetahuan mengenai hal ini dalam kajian modern menjadi sesuatu yang penting, bukan saja karena memiliki manfaat yang besar, tetapi juga dapat memahami situasi dan konteks sosial di mana para pemikir fiqh tersebut hidup.

Buku-Buku Biografi


As-Suyuthi, dalam bukunya Husn al-Muhadharah, mengatakan bahwa dirinya telah menulis biografi para ahli ushul fiqh (thabaqat al-ushuliyyin). Kami berusaha melacaknya ke beberapa perpustakaan dan menanyakannya kepada para ulama, tetapi kami tidak menemukannya. Kami berharap bahwa buku ini merupakan buku pertama yang khusus mengetengahkan tokoh-tokoh pemikir hukum Islam ini.

Memang benar bahwa telah ada sejumlah buku biografi para ulama tersebut, tetapi umumnya hanya mengkhususkan diri pada satu mazhab, seperti ulama Hanafıyah, Malikiyah, Syafi'iyah, atau Hanabilah. Atau hanya pada bidang tertentu, seperti nahwu, atau sastra prosa maupun puisi. Kebanyakan juga hanya mengetengahkan tokoh sampai dengan kurun (abad) waktu tertentu, misalnya kurun kelima, keenam, kedelapan, atau kesepuluh. Buku ini sengaja kami tulis khusus mengenai tokoh-tokoh pemikir figh (ushuliyyin) sampai dengan abad ke-14 Hijrah, sesuai kemampuan dan pengetahuan kami.

Buku ini tidak hanya akan membicarakan para penulis, namun juga dikemukakan pikiran-pikiran mereka. Kami juga berharap, jika buku semacam ini terbukti belum pernah ada yang menulis, kelak akan ada orang-orang sesudah kami yang dapat menyajikannya secara lebih luas dan lebih lengkap. Kami tidak menganggap buku ini sudah cukup baik dan sempurna, bahkan sangat mungkin terdapat kesalahan dan kekeliruan. Meskipun demikian, kami berharap kepada Allah Swt. agar karya ini merupakan ibadah dan amal yang dapat diterima di sisi-Nya.

Sebelum memasuki uraian tokoh, kiranya perlu lebih dahulu diperkenalkan serba singkat mengenai ushul fiqh. Setelah itu, akan dikemukakan juga mengenai 'ilm al-jadal (ilmu berdebat) dan 'ilm al-khilaf (ilmu berdiskusi), untuk diketahui relevansinya dengan ilmu ushul fiqh.



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Al-Fath al-Mubin fi Thabaqat al-Ushuliyyin" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemahan Kitab Hilyatul Auliya 26 Jilid PDF Lengkap

Terjemahan Kitab Hilyatul Auliya 26 Jilid PDF Lengkap

Hilyatul Auliya

TERJEMAHAN HILYATUL AULIYA


Diantara banyaknya kitab-kitab yang mengisahkan tentang perjalanan hidup, siroh, thabaqot, sejarah para Salaf, salah satu diantaranya adalah kitab yang bernama: Hilyatul Auliya wa Thabaqatul Asyfiya (Perhiasan para wali dan tingkatan orang-orang suci), sebuah kitab ensiklopedi Islam yang memaparkan sejarah dan biografi para ulama Salaf terdahulu secara detail. Dengan membawakan hadits dan atsar beserta sanad-nya. Kitab ini mencerikan sejarah hidup generasi para Ulama dan para Wali yang hidup mulai dari generasi Shahabat, Tabiin, tabiut tabiin dan seterusnya dari ulama-ulama Ahlu Sunnah.

Kitab ini disajikan dengan sistematika penyajian klasik, karena semua kisah dan biografi para Ulama di Kitab ini, disampaikan dan diceritakan menggunakan hadits dan atsar lengkap, sehingga validitas dan keotentikan isi ceritanya pun bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiyah lewat studi hadits dan atsar. Oleh karena itu buku ini menjadi referensi utama dalam disiplin ilmu Sejarah.

Kitab Hilyatul Auliya wa Thabaqatul Asyfiya, ini ditulis oleh Al Imam Abu Nu'aim Al Asfahani -rahimahulloh. Nama lengkapnya adalah Ahmad bin Abdullah bin Ahmad Al-Ashfahani. Beliau lebih dikenal dengan sebutan Abu Nu’aim al Ashbahani. Nama Ashbahan yang menjadi nisbat pada namanya, merupakan sebuah kota yang terletak di Negara Iran. Kadang, dikenal juga dengan sebutan Ashfahan. Abu Nu’aim sendiri memiliki nama asli yaitu, Ahmad bin ‘Abdullah bin Ahmad bin Ishaq bin Musa bin Mihran. Dia dilahirkan pada bulan Rajab 336 H. Ada juga yang berpendapat, ia lahir tahun 334 H. Dan beliau meninggal pada 20 Muharram 430 H dalam usia 94 tahun. Demikian berdasarkan paparan para ulama yang menuliskan biografinya. Usia beliau banyak dihabiskan dengan belajar, mengajar dan menulis.

Dari perhatian sang ayah yang sangat besar kepadanya, sejak usia beliau masih belia, Abu Nu’aim telah menjelajahi dunia belajar dan mencari ilmu Agama. Maka berkat penguasaan ilmu dan kemampuan ilmiahnya, tak ayal, berbagai gelar "imam, ats-tsiqah, ‘allamah serta Syaikhul Islam" telah tersematkan kepadanya. Sampai-sampai Imam adz-Dzahabi menyatakan,”Tokoh-tokoh ilmu dunia telah memberikan ijazah baginya pada tahun 340-an H, padahal usianya baru 6 tahun.” Dia mendapatkan ijazah (rekomendasi untuk meriwayatkan) dari banyak ulama, tanpa ada orang lain yang menyamainya. Abu Muhammad bin Faris, adalah orang pertama yang memberikannya.


HILYATUL AULIYA LENGKAP 26 JILID

DOWNLOAD 
TERJEMAHAN KITAB HILYATUL AULIYA LENGKAP  26 JILID


Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemahan Kitab Hilyatul Auliya 26 Jilid PDF Lengkap" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Kitab At-Taubah Wa al-Inabah | Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

Terjemah Kitab At-Taubah Wa al-Inabah | Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

At-Taubah Wa al-Inabah

Buku ini adalah salah satu bagian dari karya Ibnu Qayyim al-Jauziyah (wafat 751 H.) yang berjudul Madarij as-Salikin Bainal Mandzil Iyyaka Na'budu Wa Iyyaka Nasta'in,. Banyak hikmah yang dapat kita petik dari isi buku ini, di antaranya kita dapat memahami hakikat taubat itu sendiri; menyesal dari perbuatan dosa yang telah dilakukan, berhenti total dari perbuatan dosa yang telah dilakukan, berhenti total dari perbuatan yang serupa, serta bertekad tidak mengulanginya lagi di masa mendatang. Dan cara-cara untuk bertaubat, karena tidak diterima taubat seseorang jika tidak memenuhi 3 syarat; Menyesal, Berhenti Total dan al-I'tidzar.

Buku berjudul asli at-taubah wa al-Inabah adalah syarah (penjelasan kitab) dari kitab yang berjudul Manaadzilus Sairin karya imam al-harwani. Ia sengaja menyajikan tema ini dalam buku tersendiri setelah melihat betapa pentingnua dan perlunya buku yang bertema tentang taubat. Selain itu, buku aslinya tidak menjelaskan ini kandungan yang terdapat di dalamnya.

Buku ini sangatlah tepat bagi Anda untuk dijadikan rujukan bagi siapa saja yang ingin memahami arti; hakikat dan cara seseorang jika hendak melakukan taubatan nasuha. terakhir, tujuan kami dalam menerbitkan buku ini adalah saling mengingati, dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Karena manusia sebagai insan yang kerapkali melakukan dosa tidak seharusnya berputus asa. Pintu ampunan Allah akan selalu terbuka untuk mereka jika mereka ingin bertaubat dengan taubat an-Nasuha. Taubat harus terus diperbaharui karena disadari atau tidak, manusia pasti akan terus melakukan dosa, baik besar atau kecil.

Semoga melalui buku ini, ada banyak siratan berkah, hikmah, dan manfaat yang dapat diambil dan diamalkan dalam kehiduan kita. Akhirnya, tidak ada kata yang paling berharga selain ucapat: selamat membaca!



DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Kitab At-Taubah Wa al-Inabah | Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Nafahat 'Athirah Sirah Shahabath Rasulillah Saw | Ensiklopedi Biografi Sahabat

Terjemah Nafahat 'Athirah Sirah Shahabath Rasulillah Saw | Ensiklopedi Biografi Sahabat

Sirah Shahabath Rasulillah Saw

Nafahat 'Athirah Sirah Shahabath Rasulillah Saw


Kitab yang memuat dan menuturkan akan Biografi dan Keteladanan pada Sahabat Rasulullah SAW, semoga Allah meridai mereka yang disusun secara alfabetis untuk memudahkan para pembaca yang membutuhkan rujukan tentang mereka.

Buku ini tidak akan membahas riwayat seluruh sahabatyang jumlahnya sangat banyak. Para sahabat yang dikisahkan dalam buku ini dipilih berdasarkan tingkat popularitas mereka, termasuk mereka yang pertama kali memeluk Islam dari kalangan Muhajirin dan Anshar yang menemani Rasulullah saw. dalam suka dan duka serta membantu mengokohkan prinsipprinsip agama yang lurus, kemudian mendirikan daulah Islamiyah di Madinah al-Munawwarah semoga Allah senantiasa menjaga serta menambahkan kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan keluhuran mereka

Kemulia'an Para Sahabat Rasulullah SAW


Tak seorang pun meragukan kemuliaan dan keutamaan para sahabat Rasulullah. Mereka telah mengorbankan jiwa dan harta demi meninggikan kalimat "Iaa ilaaha illa allah muhammad rasulullah" sehingga panji tauhid berkibar gagah di puncak yang paling tinggi. Mereka tidak melalaikan perintah dan panduan yang ditegaskan dalam Al-Quran. Mereka tidak pernah melupakan perintah Allah, dan tidak pernah menyimpang dari Sunnah Rasulullah saw. Mereka pun terbebas dari kemunafikan, kebimbangan, prasangka buruk, dan perselisihan satu sama lain

Allah berfirman dalam Al-Quran:

"Orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Mithajirin dan Anshar dan orang yang mengikuti mereka dengan balk, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar." [Q.S. al-Tawbah (9): 100]

Dalam ayat yang lain Allah menegaskan:

Sesungguhnya Allah rida terhadap orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di baiuah pohon. Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lain menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya), serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. [Q.S. al-Fath (48): 18-19]

Keimanan seorang mukmin tidak sempurna hingga ia bisa berbuat baik kepada keluarganya, bersikap santun kepada teman, dan mencintai mereka. Seperti itulah salah satu kepribadian sahabat semoga Allah meridai mereka

Tingkatan Para Sahabat


Ibn al-Atsir,’ dalam kitab Asad al-Ghdbah fi Marifati al-Shahdbah, menuturkan, “Para ulama berbeda pendapat mengenai tingkatan para sahabat, tetapi kami akan menyeburkan pembagian yang popular, yaitu pembagian menurut al-Imam Abu Abdillah al-Hakim al-Naysaburi dalam kitabnya, Ma'rifat ‘Ulum al-Hadits. la membagi tingkatan sahabat ke dalam 12 tingkatan.

Pertama, para sahabat yang masuk Islam di Makkah, seperti Abu Bakr, Umar, Utsman, Ali, dan beberapa yang lain.

Kedua, jamaah Darunnadwah. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa setelah Umar ibn al-Khattab r.a. bersyahadat, ia pergi bersama Rasulullah saw. ke Darunnadwah. Di sana Umar dibaiat oleh beberapa orang Makkah, termasuk Said ibn Zaid dan Sa‘d ibn Abu Waqqash.

Ketiga, para sahabat yang berhijrah ke Abisinia, termasuk di antaranya Ja‘far ibn Abu Thalib.

Keempat, para sahabat yang membaiat Nabi saw. di Aqabah, seperti Ubadah ibn al-Shamit.

Kelima, para sahabat yang ikut Baiat Aqabah Kedua, yang sebagian besar dari kalangan Anshar.

Keenam, golongan Muhajirin pertama, yang masuk Islam ketika Rasulullah tiba di Quba dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah. Di tempat itu mereka mendirikan masjid bersama Rasulullah saw., yang disebut Masjid Quba. Termasuk dalam tingkatan ini adalah Amir ibn Rabiah.

Ketujuh, para sahabat yang ikut dalam Perang Badar.

Kedelapan, para sahabat yang memeluk Islam dan kemudian berhijrah ke Madinah pada periode antara Perang Badar dan Perjanjian Hudaibiyah, seperti al-Mughirah ibn Syu‘bah.

Kesembilan, para sahabat yang ikut Baiat Ridwan, seperti Salamah ibn al-Akwa dan Ibn Umar. Kemuliaan mereka disebutkan dalam Al-Quran:

Sungguh Allah telah rida terhadap orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon. Maka, Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lain menuninkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya)" [Q.S. al-Fath (48): 18]

Kesepuluh, para sahabat yang memeluk Islam dan kemudian hijrah ke Madinah pada periode antara Perjanjian Hudaibiyah dan Futuh Makkah, termasuk di antaranya Khalid ibn Walid dan Amr ibn al-Ash.

Kesebelas, para sahabat yang masuk Islam saat Futuh Makkah, termasuk di antaranya Abu Sufyan Shakhr ibn Harb.

Kedua betas, anak-anak yang melihat atau bertemu dengan Rasulullah saat peristiwa Futuh Makkah, dan sepulangnya dari haji Wada, termasuk di antaranya al-Sa‘ib ibn Mazid dan Abu Thufail Amir ibn Watsilah.



DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Nafahat 'Athirah Sirah Shahabath Rasulillah Saw | Ensiklopedi Biografi Sahabat" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

 Terjemah Matjarur Robih | Buku Ensiklopedi Pahala

Terjemah Matjarur Robih | Buku Ensiklopedi Pahala

Buku Ensiklopedi Pahala

Terjemah Matjarur Robih [Ensiklopedi Amal Shaleh] Di dalam kitab ini terkandung ayat Al Qur’an dan sejumlah hadits tentang pahala-pahala yang akan diterima oleh pelaku amal saleh supaya bisa menjadi pendorong baginya untuk selalu istiqomah dengan amalannya.  Dalam kitab ini disebutkan setiap amal yang telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentukan secara nash mengenai pahalanya. Bukan amalan yang tidak beliau kerjakan atau perintahkan serta tidak beliau jelaskan pahala yang melakukannya.

Himpunan hadits didalamnya telah dipilihkan dari kitab Shahih Bukhari, Shahih Imam Muslim, Sunan Imam Abi Daud, Sunan At Tirmidzi, Sunan An Nasa’I , Sunan Al Imam Abi Abdillah bin Majah Al Qazwaini, Musnad Al Imam Ahmad bin Hanbal, Musnad Al Imam Abi Ya’la, Musnad Al Imam Abi Bakar Al Bazzar, ketiga mu’jam Imam Abil Qasim At Thabrani, Shahih Al Imam Abi Bakar bin Khuzaimah, Shahih Al Imam Abu hatim, Al Mustadrak ‘ala Ash Shahihain karya Imam Hakim.

Sebagian dari materi pembahasan:

Bab Ilmu

– pahala tentang ilmu, ulama dan keutamaan mereka

– Pasal: Atsar dari shahabat dan tabi’in tentang keutamaan ilmu

– pahala Thalab Al Ilmi dan mengajarkannya dengan mengharap ridha Allah ta’ala

– Pasal: Atsar yang bukan marfu’ mengenai pahala ilmu

– Pahala orang yang meninggalkan pamer(riya) dan bersdebat dalam keilmuan dan lainnya

– Pahala mengajar, menyusun, menulis dan meriwayatkan ilmu

– Pahala beramal berdasarkan Kitab wa Sunnah serta Tamassuk (berpegang teguh) dengan keduanya.

Bab Thaharah

– Pahala berwudlu dan menyempurnakannya

– Pahala orang yang menyempurnakan wudlu pada musim yang sangat dingin dan itu memberatkannya

– pahala orang yang menjaga wudlu

– Pahala orang yang mengucapkan Doa-doa setelah berwudhu

– Pahala orang yang shalat dua rakaat setelah wudhu

Bab Shalat

– Pahala bagi seorang maudzin yang mengharapkan keridhaan Allah dalam adzannya

– Pahala orang yang menjawab adzan seusai dengan apa yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

– Pahala orang yang berdoa setelah adzan

– pahala berdoa setelah Iqamah

– pahala shalat secara mutlak

– pahala ruku dan sujud dalam shalat

– Pahala memanjangkan berdiri di dalam shalat

– Pahala melaksanakan dan menjaga waktu shalat wajib

– Pahala shalat diawal waktu

– pahala membaca doa iftitah di dalam shalat

– Pahala membaca doa ketika mengangkat kepala dari ruku’

– Pahala shalat berjamaah

– pahala orang yang melaksanakan shalat Isya dan subuh berjamaah

– Pahala orang yang keuar berniat untuk shalat jamaah lalu ia mendapatkan mereka telah shalat

– Pahala orang yang mengimamami suatu kaum sedangkan mereka rida dengannya lalu ia membaguskan shalatnya

– Pahala orang yang mengucapkan amin dan orang yang ucapannya bertepatan dengan ucapat malaikat

– pahala shalat di shaf pertama

– pahala shalat di sebelah kanan shof

– Pahala bagi orang yang menyambung shof atau menempati barisan yang kosong diantara dua orang

– pahala shalat di masjidil haram dan masjid nabawi

– pahala shalat di baitul maqdis

– pahala shalat di masjid Quba

– pahala shalat bagi wanita di rumahnya

– Pahala orang yang membangun masjid ikhlash karena Allah ta’ala

– pahala menyapu dan membersihkan masjid

– pahala melangkah kaki menuju masjid untuk shalat

– pahala melangkah menuju ke masjid dalam kegelapan

– pahala orang yang duduk di masjid menunggu waktu shalat

– pahala orang yang duduk di tempat sholatnya setelah shalat subuh sambil berdzikir hingga terbit matahari

– pahala dzikir setelah subuh, ashar dan maghrib

Dan pembahasan lainnya dalam bab-bab: Shalat juma’at, Jenazah, shadaqah, Shaum, haji Jihad, Al-Qur’an.


ترجمة المتجر الرابح فى ثواب العمل الصالح

DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Matjarur Robih | Buku Ensiklopedi Pahala" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik