Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Kitab Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kitab Hadits. Tampilkan semua postingan
Terjemah Kitab Al-Lu'lu wa Al-Marjan (Lu'lu Wal Marjan)

Terjemah Kitab Al-Lu'lu wa Al-Marjan (Lu'lu Wal Marjan)

Bukhari Muslim

Kitab Lu'lu Wal Marjan


Kitab Muttafaqun Alaih ini merupakan terjemahan dari kitab Al-Lu'lu wa Al-Marjan. Berisi himpunan hadits-hadits sahih yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim. Karenanya, tak berlebihan rasanya jika buku ini disebut sebagai kitab paling sahih setelah Al-Qur'an.

Kitab ini disusun oleh ulama pakar hadits dari Mesir, Syekh Muhammad Fuad Abdul Baqi (w. 1388 H). Beliau berhasil menghimpun sejumlah 1906 hadits dalam kitab ini.

Berbeda dengan versi lainya, buku ini dilengkapi syarh lafzhiyyah - semacam tafsir singkat - untuk kata-kata atau kalimat-kalimat yang dipandang penting. Sejumlah fitur unggulan yang memberi nilai tambah juga disertakan, seperti:

  • Biografi Imam Bukhari dan Muslim serta para sahabat periwayat hadits terbanyak.
  • Rekomendasi dan keterangan para ulama terkait hadits-hadits yang disepakati Bukhari dan Muslim.
  • Pengantar ringkas seputar ilmu mushthalah hadits.
  • Indeks hadits serta penomoran sesuai dengan kitab Ash-Shahih yang menjadi rujukan primernya.

Biografi Muhammad Fuad Abdul Baqi


Muhammad Fuad Abdul Baqi merupakan seorang pakar penyusun indeks di bidang Sunnah Nabawiyah dan juga ayat-ayat al-Qur'an. Berasal dari Mesir dan pernah mengajar di sejumlah madrasah di sekitar kairo. Pernah bekerja sebagai penerjemah bahasa Arab dari bahasa Prancis untuk Bank Pertanian di Kairo dari tahun 1905 hingga 1933. Setelah berhenti dari pekerjaan tersebut, beliau muali aktif di bidang penulisan dan riset.

Dikenal sebagai seorang yang rajin berpuasa, bersemangat gigih, serta tekun dalam menggapai cita-citanya. Sampai-sampai penglihatanya menjadi kabur dan akhirnya buta setelah begitu banyak membaca dan menelaah kitab-kitab. Beliau menghembuskan nafasnya yang tarakhir di kairo pada 1968.

Karya-karya pentingnya: Miftah Kunuz As-Sunnah, karya orientalis yang berhasil diterjemahkan dari bahasa ingris ke dalam bahasa Arab; Mu'jam Al-Mufahras lil Alfazh Al-Qur'an, berisi indeks kata-kata kunci di dalam Al-Qur'an; Al-Lu'lu wa Al-Marjan fi Ma Ittafaqa 'alaihi Asy-Syaikhan, yaitu kitab asli dari buku ini; Mu'jam Gharib Al-Qur'an, berisi indeks kata-kata yang sukar dipahami dari Al-Qur'an; Indeks untuk kitab Muwaththa' Malik; Indeks untuk kitab Sunan Ibn Majah; Indeks untuk kitab Shahih Muslim dengan sedikit uraian.



Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Kitab Al-Lu'lu wa Al-Marjan (Lu'lu Wal Marjan)" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

60 Hadits Pilihan Seputar Puasa, Shalat Tarawih,  Itikaf

60 Hadits Pilihan Seputar Puasa, Shalat Tarawih, Itikaf

60 Hadits Puasa

Salah satu syarat utama diterimanya ibadah seorang hamba adalah mutaba'ah yang berarti mengikuti tuntunan dan petunjuk Rasulullah SAW dalam beribadah. Tuntunan dan petunjuk Rasulullah SAW tidak bisa diketahui kecuali dengan cara mempelajari hadits-haditsnya. Oleh sebab itu, membaca dan mempelajari hadits-hadits Nabi SAW merupakan suatu hal yang tidak boleh diabaikan.

Buku ini menyajikan kepada pembaca sekalian hadits-hadits yang berkaitan dengan bulan Ramadhan, meliputi; hadits-hadits tentang metode penetapan awal bulan Ramadhan, keutamaan bulan Ramadhan, keutamaan puasa dan macam-macamnya serta hukum-hukum yang berkaitan dengannya.

Setiap haditsnya saya sertakan dengan faidah-faidah yang terkadang di dalamnya supaya lebih memudahkan pembaca dalam memahami maksud dan kandunganya.

Hadits-hadits yang terangkum dalam buku ini tergolong pendek, mudah dihafal, populer dan sarat dengan makna. Penyusun hanya mencantumkan hadits-hadits yang shahih-sahih saja yang umumnya diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim.

Semoga Allah memberikan keberkahan dan pengabulan pada buku ini serta menjadikannya bermanfaat terutama bagi penyusun dan siapa saja yang mau membacanya. Mudah-mudahan jerih payah yang sangat sederhana ini Allah catat dan nilai sebagai amal shalih bagi penyusun dan bagi siapa saja yang ikut andil di dalamnya.


Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "60 Hadits Pilihan Seputar Puasa, Shalat Tarawih,  Itikaf" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Bahjatun Nadzirin Syarah Riyadhus Shalihin 5 Jilid (Murid Al-Bany Al-Wahabi)

Terjemah Bahjatun Nadzirin Syarah Riyadhus Shalihin 5 Jilid (Murid Al-Bany Al-Wahabi)

Syarah Riyadhush Shalihin

Kitab Bahjatun Nadzirin Syarah Riyadhus Shalihin adalah kitab kategori syarah (penjelasan) dari kitab Riyadush Shalihin karya Imam An-Nawawi Rahimahullah. Kitab ini disusun dan dikarang oleh Syaikh Salim Bin Ied Al Hilali dan ditulis dalam bahasa Arab.

Biografi Syaikh Salim Bin ‘Ied Al Hilali


Beliau adalah asy-Syaikh al-Muhaddits Abu Usamah Salim bin Ied al-Hilaly as-Salafy al-Atsary, salah seorang murid terpercaya Syaikh Muhammad Nashiruddin bin Nuh an-Najaty al-Albany Rahimahullah.

Beliau dilahirkan pada tahun 1377H/1957M di al-Khalil, Palestina. Beliau sekarang berdomisili di Amman, Yordania bersama murid-murid Syaikh Albany lainnya membentuk Markaz Imam Albany.

Beliau menimba ilmu daripada Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani–Rahimulloh-dan menemani beliau hampir selama 25 tahun. Beliau juga bertemu dan menimba ilmu daripada beberapa ulama Hadith di India, Pakistan dan Hijaz, Arab Saudi yang kemudian beliau menerima ijazah sebagai perawi/periwayat hadith dari guru-guru tersebut dan diperbolehkan mengajar dan meriwatkannya. Diantara guru-guru beliau dalam belajar ilmu hadith adalah Shaikh Badee’ Ar-Raashidee (Muhaddith dari Sind), Shaikh Muhibb-ud-Deen Ar-Raashidee, Shaikh ‘ Abd-Ul-Ghafaar Hasan, Shaikh Muhammad ‘ Abdah Al-Falaah, Shaikh ‘ Ataa-Ulaah Haneef (Muhaddith dari Punjab) dan Shaikh Hammaad Al-Ansaaree (Muhaddith dari Madeenah).

Guru-guru Syaikh Salim Bin Ied Al Hilali


  1. Syaikh al-Muhaddits Muhammad Ya’qub, saudara dari al-Allamah Muhammad Ishaq, cucu dari al-Allamah al-Muhaddits Abdul Aziz ad-Dihlawi. (Ulama Hadits India).
  2. Syaikh al-Qodhi Hushain bin al-Muhsin as-Siba’i al-Yamani, murid Imam Ibnu Nashir al-Haazimi yang merupakan murid terkemuka Imam Syaukani.
  3. Syaikh Abdul Haq bin Fadhl al-Hindi yang juga merupakan murid Imam Syaukani.
  4. Syaikh al-Muhaddits Badi’ur Rasyidi (Muhaddits Sind)
  5. Syaikh al-Muhaddits Muhibbur Rasyidi
  6. Syaikh Abdul Ghoffar al-Hassan
  7. Syaikh Muhammad Abdul Falah
  8. Syaikh al-Allamah al-Muhaddits Athau’ullah Hanif (Muhaddits Punjab)
  9. Syaikh al-Allamah Muhammad Ismail al-Anshari (Muhaddits Madinah)
  10. al-Muhaddits al-Ashri al-Allamah Muhammad Nashiruddin al-Albany.

Kelebihan & Metode Penulisan Kitab Bahjatun Nadzirin Syarah Riyadhus Sholihin


Dalam metode yang digunakan dalam men-syarah kitab Riyadhush Shaalihiin. terbagi menjadi tujuh tahapan, dan semua itu terkait penyusunan sistematika pembahasannya.

Pertama : Men-tahqiq setiap nash hadits dengan merujuksilangkannya kepada kitab-kitab induk hadits.

Upaya untuk menelaah keshahihan nash ini merupakan keharusan dalam menilai tsiqah-nya riwayat hadits.Upaya memahami sanad-sanad untuk menjelaskan tingkatannya juga menjadi keharusan dari syarah suatu Hadits. Sebab, memahami nash yang telah diteliti akan memudahkan dalam menggapai pemahaman yang benar.

Kedua: Menjelaskan bab-bab.

Untuk itu, penulis bersandar pada kitab-kitab karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan muridnya, Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah- rahimahumulloh-

Ketiga; Menafsirkan ayat-ayat.

Dalam menerangkan tafsir beberapa ayat dalam kitab ini, penulis menjadikan Tafsiir al-Qur-aanil 'Azhiim karya Ibnu Katsir -rahimahulloh- sebagai rujukan utama. Adapun jika tidak menemukan penjelasan dalam kitab tersebut, maka akan beranjak kepada kitab-kitab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahulloh- dan kitab-kitab tafsir lainnya.

Keempat: Mengesahkan hadits-hadits.

Yang dimaksud adalah men-takhrij setiap hadits dalam kitab ini dari sumber sumbernya dan menjelaskan derajat atau tingkat keshahihannya. Selain itu, mengingatkan urgensitas dan menyebutkan beberapa manfaat yang perlu diketahui terkait sanad atau jalur periwayatannya.

Dalam menjelaskan semua itu, Penulis bersandar pada kaidah-kaidah ilmiah yang dibakukan para imam ahli hadits, yang telah mereka praktikkan dalam menetapkan keshahihan atau kedha'ifan suatu hadits.

Adapun tahapannya, sebagai berikut:

1. Jika hadits itu berasal dari ash-Shahiihain (Shahiih al-Bukhari dan Shahiih Muslim), atau salah satu dari keduanya, maka cukup menyandarkan kepada dua kitab shahih ini; karena telah tercapai tujuan, yaitu dapat dipastikan keshahihannya. Sebab semua hadits yang dicantumkan penulis dua kitab tersebut adalah shahih, terlepas dari kritikan para pakar hadits atas beberapa huruf (lafazh) yang mereka riwayatkan.

2. Jika hadits itu berasal dari selain kitab Shahiih al-Bukhari dan Shahiih Muslim, maka beliau melakukan pengamatan terhadap rijal (perawi) sanadnya dengan mempelajari keadaan mereka secara saksama. Kemudian menilai sanadnya sesuai dengan keadaan mereka. Jika sanadnya terbukti shahih, sampai di sini dianggap sdh cukup. Sedangkan jika derajatnya hasan atau dha'if,maka penulis akan menyebutkan syawahid (riwayat pendukung) dan jalur-jalur periwayatannya sampai didapatkan pendapat yang jelas dan pasti.

Kelima: Menerangkan kosakata asing.

penulis menjelaskan makna beberapa kosakata yang tidak dijelaskan Imam an-Nawawi -rahimahulloh- . Di samping itu, penulis memberi harakat pada beberapa kata sulit yang belum diharakati olehnya.

Keenam: Mengungkap kandungan hadits.

Penulis memanfaatkan banyak karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan muridnya, Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah- -rahimahumalloh- . Juga mengambil keterangan dari kamus perbendaharaan as-Sunnah, yaitu kitab Fathul Baari karya al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani -rahimahulloh- . Serta menukil penjelasan dari kitab Syarh Sbahiih Muslim karya an-Nawawi -rahimahulloh- . Dan merujuk pada beberapa kitab al-"Allamah al-Andalus Imam Ibnu 'Abdil Barr an-Namri Al maliki -rahimahulloh- , seperti kitab al-Tamhiid dan Al IIstidzkaar. Sebagai pelengkap referensi, penulis mengutip sebagian faedah dalam kitab-kitab fiqih, tarjamah (biografi), bahasa, sejarah, dan sirah.

Penulis berusaha menyajikan kandungan hadits-hadits dalam kitab ini dengan bahasa yang sederhana, agar mudah dipahami kaum Muslimin sekarang. Penulis juga menguraikan suatu permasalahan dengan mencantumkan tambahan keterangan, disertai penjelasan yang cermat dan pemaparan serta pembetulan seperlunya. Upaya ini dilakukan karena urgensinya atau karena banyak masyarakat umum yang mengalaminya, ataupun karena belum terdapat kejelasan dalil terkait masalah-masalah tersebut.

Tidak lupa, penulis pun mengingatkan berbagai bid'ah yang selalu mematikan sunnah. Dalam hal ini, juga dalam penjelasan sebelumnya, penulis sama sekali tidak mengikuti atau berpihak kepada suatu madzhab tertentu yang dikenal orang banyak. Bahkan mereka menjadikan sikap keluar dari madzhab-madzhab itu, meskipun penulis melakukannya karena kejelasan dalil (al-Qur-an) dan as-Sunnah, sebagai madzhab kelima. Demikianlah sebagaimana diserukan orang-orang jahil dari kalangan awam umat ini dan orang-orang yang tidak mengerti (penerapan nash dan manhaj yang haq).

Adapun masalah-masalah iman, sifat-sifat Allah, dan takdir, penulis menempuh jalan Ahlus Sunnah wal Jama'ah dengan mengikuti kaum Salafush Shalih yang dikenal sepanjang zaman sebagai ahli hadits. Dari merekalah kita banyak menimba ilmu dan memperoleh berbagai manfaat, baik menyangkut perkara ushul (pokok agama), furu' (cabang penyokong syari'at), suluk (adab dan akhlak islami), dan istidlal (metode pengambilan dalil).

Ketujuh: Memberikan beberapa daftar rujukan ilmiah.

Pencantuman daftar ini dapat membantu para penuntut ilmu untuk mengumpulkan berbagai manfaat dan faedah yang terdapat dalam kitab syarah ini, yang mencakup berbagai disiplin ilmu syari'at.


DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Bahjatun Nadzirin Syarah Riyadhus Shalihin (Murid Al-Bany Al-Wahabi)" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Al-Wafi Syarah Hadits Arbain Nawawi

Terjemah Al-Wafi Syarah Hadits Arbain Nawawi

Al-Wafi Syarah Arbain

Kitab Al-Wafi Syarah Hadits Arbain


Buku yang hadir dihadapan anda ini memuat mutiara-mutiara hadits mulia yang telah dipilih oleh Imam Nawawi sebanyak 42 hadits. Berisikan pokok-pokok ajaran agama Islam dan cabang-cabangnya, dari masalah tauhid, ibadah, muamalah, akhlak, sosial, kepemimpinan, keluarga dan banyak hal yang menjadi problematika hidup manusia

Hadits Arbain banyak dikomentari oleh para ulama besar. Salah satu buku syarah paling lengkap dan berkualitas adalah Al-Wafi, karya Dr. Musthafa Dieb al-Bugha dan Dr. Muhyiddin Mistu. Syarah Arbain karya dua ulama besar ini menyajikan pemahaman pada takhrij dan kedudukan hadits, yang mencakup berbagai aspek penting dalam Islam, akidah, hukum, syariah, muamalah dan akhlak. Nilai istimewa Al-Wafi ada pada kelengkapan pembahasannya. Seluruh aspek hadits dibahas mulai dari: fiqih hadits, kosakata, latar belakang hadits, ayat dan hadits penguat, intisari hadits dan biografi perawi hadits.

Syarah Hadits Arba’in an-Nawawi yang ditulis oleh Dr. Musthafa Dieb al-Bugha dan Dr. Muhyiddin Mistu ini berfokus pada takhrij dan kedudukan hadis, yang mencakup berbagai aspek penting dalam Islam, akidah, hukum, syariah, muamalah dan akhlak. Tiap hadisnya mengandung landasan penting, yang para ulama menyebutnya sebagai poros ajaran Islam.

Syarah ini menjadi istimewa karena dilengkapi dengan fiqhul hadis, kosakata, latar belakang hadis, ayat dan hadis penguat, intisari hadis dan biografi perawi hadits. Itulah mengapa buku ini diberi judul al-Wafi yang menggambarkan kelengkapan kandungannya.

Buku Al-Wafi ini sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia yang sederhana mudah dipahami siapa saja. Pembahasannya yang mengalir, sistematis, lugas, dan lengkap menjadikan buku ini wajib dimiliki oleh setiap keluarga Muslim di Indonesia. Selamat membaca!


ترجمة الوافى شرح حديث اربعين النووى

DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Al-Wafi Syarah Hadits Arbain Nawawi" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Syarah Bulughul Maram 6 jilid

Terjemah Syarah Bulughul Maram 6 jilid

Syarah Bulughul Maram

Syarah Kitab Bulughul Maram


Kitab Bulughul Maram adalah sebuah karya monumental dalam literatur hadis Islam yang dikumpulkan oleh al-Hafiz Ibn Hajar al-Asqalani. Dengan nama yang dapat diartikan sebagai "Mencapai Tujuan yang Tinggi," kitab ini telah menjadi sumber rujukan utama bagi umat Islam dalam memahami dan mengaplikasikan ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Dalam ulasan ini, kita akan menjelajahi aspek-aspek utama dari kitab ini, mencakup struktur, konten, metode pemilihan hadis, serta dampak dan nilai historisnya.

1. Struktur Kitab


Kitab Bulughul Maram memiliki struktur yang teratur, terbagi dalam beberapa bab yang mencakup berbagai aspek kehidupan. Setiap bab membahas topik tertentu, mulai dari ibadah, muamalah, hingga etika. Struktur ini memudahkan pembaca untuk mencari dan memahami hadis-hadis yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Bab-bab utama kitab ini melibatkan masalah-masalah pokok seperti shalat, puasa, zakat, haji, nikah, makanan, minuman, keadilan, dan masih banyak lagi. Dalam setiap bab, hadis-hadis yang berkaitan dengan topik tersebut dihadirkan secara sistematis.

2. Metode Pemilihan Hadis


Sebagai seorang ulama terkemuka, Ibn Hajar al-Asqalani memilih hadis-hadis untuk dimasukkan ke dalam kitab ini dengan cermat. Hadis-hadis yang terdapat dalam Bulughul Maram berasal dari sumber-sumber hadis terpercaya seperti Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawood, dan sebagainya. Pemilihan ini memberikan keandalan dan otoritas pada kitab ini sebagai sumber rujukan hadis.

Penting untuk dicatat bahwa Ibn Hajar tidak hanya memuat hadis-hadis tanpa penjelasan. Sebaliknya, beliau memberikan komentar dan penjelasan singkat untuk setiap hadis. Hal ini tidak hanya membantu pembaca dalam memahami konteks hadis, tetapi juga memberikan wawasan tambahan yang berguna dalam mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

3. Konten dan Ruang Lingkup


Kitab Bulughul Maram mencakup beragam aspek kehidupan, dari yang bersifat ritualistik seperti ibadah, hingga yang bersifat sosial seperti muamalah. Ini mencerminkan kekayaan ajaran Islam yang mencakup seluruh spektrum kehidupan manusia.

Sebagai contoh, dalam bab tentang shalat, kitab ini tidak hanya membahas tata cara shalat, tetapi juga hal-hal terkait seperti waktu-waktu shalat, rukun-rukun shalat, dan halangan-halangan yang dapat membatalkan shalat. Begitu juga dengan bab-bab lainnya, kitab ini memberikan pandangan komprehensif tentang tata cara hidup seorang Muslim.

4. Penjelasan dan Hujjah


Satu kelebihan signifikan dari Kitab Bulughul Maram adalah adanya penjelasan dan hujjah yang disertakan untuk setiap hadis. Ibn Hajar al-Asqalani tidak hanya menyajikan hadis-hadis secara mentah, tetapi juga memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai hadis tersebut.

Penjelasan ini melibatkan konteks sejarah, makna kata-kata kunci, dan interpretasi ulama terdahulu. Selain itu, Ibn Hajar juga menyajikan hujjah atau dalil yang menunjukkan kekuatan atau kelemahan suatu hadis. Dengan demikian, pembaca diberikan alat untuk memahami dan mengevaluasi keabsahan suatu hadis.

5. Dampak dan Nilai Historis


Kitab Bulughul Maram memiliki dampak yang signifikan dalam tradisi hadis Islam dan pemahaman ajaran Islam secara umum. Sejak zaman Ibn Hajar al-Asqalani, kitab ini telah menjadi sumber rujukan utama bagi para ulama, penuntut ilmu, dan umat Islam yang ingin mendalami ajaran Islam dari perspektif hadis.

Selain menjadi panduan spiritual dan praktis bagi umat Islam, kitab ini juga memberikan kontribusi dalam melestarikan tradisi hadis dan hukum Islam. Dengan mengumpulkan hadis-hadis dari sumber-sumber terpercaya, Ibn Hajar memberikan warisan berharga yang terus menerus dihargai oleh generasi setelahnya.

6. Kesimpulan


Kitab Bulughul Maram adalah sebuah inti kekayaan pengetahuan Islam yang mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. Dengan metode seleksi hadis yang cermat, penjelasan yang mendalam, dan hujjah yang disertakan, kitab ini tidak hanya menjadi sumber rujukan hadis, tetapi juga panduan praktis bagi umat Islam.

Melalui struktur yang teratur dan ruang lingkup yang komprehensif, kitab ini memfasilitasi pemahaman mendalam tentang tata cara hidup seorang Muslim. Dengan dampak historisnya yang besar, Kitab Bulughul Maram tetap menjadi salah satu warisan terpenting dalam literatur Islam.

Dalam mengejar tujuan yang tinggi untuk mencapai pemahaman dan aplikasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, Kitab Bulughul Maram terus menjadi pijakan yang kokoh bagi umat Islam di seluruh dunia.


ترجمة شرح بلوغ المرام

DOWNLOAD
Terjemah Syarah Bulughul Maram 6 jilid.Pdf


Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Syarah Bulughul Maram 6 jilid" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Sahih Ibnu Khuzaimah 4 Jilid

Terjemah Sahih Ibnu Khuzaimah 4 Jilid

Ibnu Khuzaimah

Kitab Sahih Ibnu Khuzaimah


"Sahih Ibn Khuzaimah" adalah salah satu kitab hadis yang memiliki keistimewaan dan nilai penting dalam tradisi Islam. Kitab ini dikumpulkan oleh seorang ulama hadis terkemuka, yaitu Imam Ibn Khuzaimah. Dalam ulasan ini, kita akan menjelajahi aspek-aspek penting dari kitab "Sahih Ibn Khuzaimah," termasuk latar belakang Imam Ibn Khuzaimah, struktur kitab, metodologi pemilihan hadis, dan pengaruhnya dalam literatur hadis Islam.

1. Latar Belakang Imam Ibn Khuzaimah


Imam Ibn Khuzaimah, nama lengkapnya adalah Abu Bakr Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah, adalah seorang ulama hadis dan muhaddith terkemuka yang hidup pada abad ke-3 Hijriah. Beliau lahir di Nishapur, kota terkenal di Persia, pada tahun 223 H dan meninggal pada tahun 311 H. Kehidupan Imam Ibn Khuzaimah sebagian besar dihabiskan untuk mempelajari, mengajar, dan meriwayatkan hadis.

Imam Ibn Khuzaimah dikenal sebagai seorang yang tekun dalam meneliti dan menyusun hadis. Ia belajar dari beberapa guru terkemuka pada zamannya, termasuk Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam Yahya bin Ma'in. Keterlibatannya dalam penulisan hadis membawanya untuk menyusun salah satu karya terbesarnya, yaitu "Sahih Ibn Khuzaimah."

2. Struktur Kitab "Sahih Ibn Khuzaimah"


"Sahih Ibn Khuzaimah" memiliki struktur yang mirip dengan kitab hadis lainnya seperti "Sahih al-Bukhari" dan "Sahih Muslim." Kitab ini terbagi menjadi beberapa bab yang mencakup berbagai topik, mulai dari ibadah, muamalah, akhlak, hingga bab-bab yang membahas tentang keluarga Rasulullah dan sejarah Islam.

Setiap bab dalam "Sahih Ibn Khuzaimah" berisi koleksi hadis yang dikumpulkan Imam Ibn Khuzaimah. Hadis-hadis tersebut diperoleh dari sanad (rantai perawi) yang dapat ditelusuri kembali hingga kepada para Sahabat Nabi Muhammad SAW. Selain itu, Imam Ibn Khuzaimah sering memberikan komentar dan penjelasan singkat tentang keautentikan hadis serta hukum-hukum yang terkait.

3. Metodologi Pemilihan Hadis


Salah satu keistimewaan "Sahih Ibn Khuzaimah" terletak pada metodologi pemilihan hadis. Imam Ibn Khuzaimah menerapkan kriteria ketat untuk menilai keautentikan hadis yang dimasukkan ke dalam kitabnya. Kriteria ini melibatkan sanad yang jelas, integritas perawi, dan ketepatan dengan ajaran Islam yang sudah mapan. Dalam hal ini, Imam Ibn Khuzaimah berusaha memastikan bahwa setiap hadis yang dimasukkan ke dalam kitabnya memiliki derajat kesahihan yang tinggi.

Pemilihan hadis juga dipengaruhi oleh ketekunan dan kewaspadaan Imam Ibn Khuzaimah terhadap pemalsuan hadis. Beliau sangat hati-hati untuk tidak termasuk hadis-hadis yang diragukan atau dipalsukan, sehingga "Sahih Ibn Khuzaimah" dapat diandalkan sebagai sumber rujukan yang dapat dipercaya dalam masalah-masalah agama.

4. Kedudukan "Sahih Ibn Khuzaimah" dalam Literatur Hadis Islam


"Sahih Ibn Khuzaimah" memiliki kedudukan yang istimewa dalam literatur hadis Islam. Meskipun kitab ini tidak sepopuler "Sahih al-Bukhari" atau "Sahih Muslim," namun memiliki nilai dan keunikan tersendiri. Kekhasan "Sahih Ibn Khuzaimah" terletak pada kecenderungan Imam Ibn Khuzaimah untuk memasukkan hadis-hadis yang mungkin tidak ditemukan di kitab-kitab hadis utama lainnya.

Keunikan ini memberikan kontribusi penting dalam melengkapi dan merinci sebagian topik atau masalah hukum yang tidak terlalu mendalam dijelaskan dalam kitab-kitab hadis utama lainnya. Oleh karena itu, "Sahih Ibn Khuzaimah" sering dianggap sebagai tambahan yang berharga dalam memahami ajaran Islam secara lebih komprehensif.

5. Pengaruh "Sahih Ibn Khuzaimah" dalam Kajian Ilmu Hadis


"Sahih Ibn Khuzaimah" telah memberikan dampak signifikan dalam kajian ilmu hadis. Kontribusi Imam Ibn Khuzaimah dalam menyusun kitab ini tidak hanya dilihat sebagai upaya pengumpulan hadis semata, tetapi juga sebagai sumbangan penting terhadap pembangunan metodologi ilmu hadis. Metode ketat dan kriteria yang diterapkan oleh Imam Ibn Khuzaimah telah menjadi teladan bagi para ulama hadis setelahnya.

Pengaruh "Sahih Ibn Khuzaimah" juga terlihat dalam pengembangan ilmu takhrij al-hadis, yaitu ilmu untuk menelusuri sanad dan matan hadis. Kitab ini menjadi salah satu rujukan utama bagi para peneliti hadis dalam menentukan derajat keautentikan suatu hadis. Oleh karena itu, dalam kajian ilmu hadis, "Sahih Ibn Khuzaimah" tidak hanya dianggap sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai sarana untuk memahami metodologi dan kaidah-kaidah ilmu hadis secara mendalam.

Kesimpulan:


"Sahih Ibn Khuzaimah" merupakan salah satu warisan intelektual yang berharga dalam tradisi Islam. Karya ini tidak hanya mencerminkan dedikasi dan ketekunan Imam Ibn Khuzaimah dalam meneliti hadis, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan ilmu hadis. Keunikan kitab ini terletak pada pemilihan hadis yang cermat dan kriteria ketat yang diterapkan oleh Imam Ibn Khuzaimah.

Dalam konteks literatur hadis Islam, "Sahih Ibn Khuzaimah" memberikan sudut pandang yang berbeda dan melengkapi kitab-kitab hadis utama lainnya. Pengaruhnya terhadap ilmu hadis dan metodologi penelitian hadis membuatnya tetap relevan dan dihargai oleh para ulama dan peneliti hadis hingga saat ini. Sebagai sumber ajaran Islam yang autentik, "Sahih Ibn Khuzaimah" tetap menjadi rujukan penting bagi mereka yang ingin memahami lebih dalam ajaran Islam dan tradisi hadis.


ترجمة صحيح ابن خزيمة

DOWNLOAD
Terjemah Sahih Ibnu Khuzaimah.Pdf

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Sahih Ibnu Khuzaimah 4 Jilid" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

Terjemah Sahih Ibnu Hibban 8 Jilid

Terjemah Sahih Ibnu Hibban 8 Jilid


Kitab Sahih Ibnu Hibban


"Sahih Ibn Hibban" adalah salah satu karya penting dalam literatur hadis Islam yang dikenal sebagai kitab hadis sahih. Kitab ini disusun oleh Al-Imam Al-Hafiz Ibn Hibban Al-Busti, seorang ulama hadis terkemuka dari abad ke-4 Hijriyah. Kitab ini menjadi sumber rujukan utama bagi para ahli hadis dan peneliti Islam dalam memahami dan meneliti keautentikan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW.

Latar Belakang Penulis


Ibnu Hibban Al-Busti, nama lengkapnya adalah Abu Hatim Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hammad Al-Tamimi Al-Busti. Dia lahir pada tahun 244 H di Bukhara dan wafat pada tahun 354 H di Nishapur. Sebagai seorang alim hadis dan cendekiawan Islam terkemuka, Ibnu Hibban dikenal karena kontribusinya dalam menyusun kitab-kitab hadis yang memiliki otoritas tinggi.

Tujuan Penulisan Kitab


"Sahih Ibn Hibban" ditulis dengan tujuan utama untuk menyajikan kumpulan hadis-hadis yang memenuhi kriteria syarat keautentikan hadis (sahih). Kitab ini menjadi salah satu dari enam buku hadis sahih yang diakui oleh para ulama hadis Sunni. Tujuan utama dari kitab ini adalah untuk memberikan sumber yang dapat diandalkan dalam memahami ajaran Islam dan praktik kehidupan sehari-hari Nabi Muhammad SAW.

Metodologi Penulisan


Ibnu Hibban menerapkan metodologi yang ketat dalam menyusun "Sahih Ibn Hibban." Dia memilih hadis-hadis yang memenuhi kriteria syarat-syarat sahih yang telah ditetapkan oleh para ulama hadis, seperti kesesuaian sanad (rantai perawi), kesesuaian matan (teks hadis) dengan Al-Qur'an dan sunnah, integritas perawi, dan keabsahan periwayatan hadis.

Struktur Kitab


"Sahih Ibn Hibban" memiliki struktur yang terorganisir dengan baik. Kitab ini terbagi menjadi beberapa bab, dan setiap bab mencakup topik tertentu. Misalnya, kitab ini membahas masalah iman, ibadah, etika, dan lain-lain. Struktur ini membantu pembaca untuk dengan mudah menemukan hadis-hadis yang berkaitan dengan topik tertentu dan memahami konteksnya.

Kriteria Keautentikan Hadis


Ibnu Hibban menerapkan kriteria keautentikan hadis yang ketat, dan setiap hadis yang disertakan dalam kitab ini telah melalui proses seleksi yang cermat. Beberapa kriteria utama yang dia pertimbangkan meliputi:

Sanad yang Sahih: Rantai perawi hadis harus bersambung tanpa adanya perawi yang cacat reputasinya atau ketidakjelasan dalam sanad.

Matan yang Sahih: Teks hadis harus sesuai dengan ajaran Islam secara keseluruhan dan tidak bertentangan dengan Al-Qur'an atau hadis-hadis sahih lainnya.

Integritas Perawi: Setiap perawi hadis harus dikenal sebagai individu yang jujur, adil, dan memiliki integritas dalam menyampaikan hadis.

Keunggulan "Sahih Ibn Hibban"


Kelengkapan Materi: Kitab ini mencakup berbagai aspek kehidupan Islam, termasuk iman, ibadah, etika, dan hukum. Ini membuatnya menjadi referensi yang kaya dan lengkap bagi para pembaca yang ingin memahami ajaran Islam dari berbagai sudut pandang.

Ketelitian Penyusunan: Ibnu Hibban sangat selektif dalam memilih hadis-hadis yang masuk ke dalam kitabnya. Kriteria ketelitian ini membuat kitab ini diakui sebagai salah satu dari enam kitab hadis sahih oleh para ulama hadis Sunni.

Kontribusi pada Ilmu Hadis: "Sahih Ibn Hibban" bukan hanya menjadi sumber ajaran Islam, tetapi juga berkontribusi besar pada pengembangan ilmu hadis. Kitab ini menjadi rujukan utama dalam penelitian keautentikan hadis dan kritisisme terhadap sanad perawi.

Kritik Terhadap "Sahih Ibn Hibban"


Meskipun kitab ini diakui sebagai salah satu kitab hadis sahih yang penting, tidak luput dari kritik. Beberapa kritik yang dilontarkan oleh sebagian ulama mencakup:

Kelemahan Beberapa Sanad: Meskipun Ibnu Hibban berusaha keras untuk memilih hadis-hadis dengan sanad yang kuat, tetapi tidak dapat dihindari bahwa ada beberapa hadis dengan sanad yang lemah atau diragukan.

Penilaian Subjektif: Proses seleksi hadis-hadis tertentu dapat dianggap sebagai penilaian subjektif Ibnu Hibban, meskipun dia telah menerapkan kriteria keautentikan.

Ketidakjelasan Beberapa Riwayat: Ada riwayat hadis yang kurang jelas atau ambigu dalam kitab ini, dan hal ini dapat menjadi sumber interpretasi yang berbeda di antara para pembaca.

Pengaruh "Sahih Ibn Hibban" dalam Tradisi Islam


"Sahih Ibn Hibban" memiliki pengaruh besar dalam tradisi Islam, terutama dalam pengembangan ilmu hadis. Kitab ini tidak hanya menjadi rujukan bagi para ahli hadis, tetapi juga menjadi bahan pembelajaran bagi para mahasiswa Islam yang ingin mendalami ajaran agama secara mendalam.

Para ulama dan peneliti Islam sering merujuk pada "Sahih Ibn Hibban" dalam meneliti dan memahami hadis-hadis tertentu. Selain itu, kitab ini juga digunakan sebagai sumber referensi oleh para ahli hukum Islam dalam menyusun fatwa dan penafsiran hukum agama.

Kesimpulan


"Sahih Ibn Hibban" merupakan karya monumental yang memberikan kontribusi besar pada ilmu hadis dan pemahaman Islam. Dengan ketelitian dalam penyusunan, kitab ini memberikan akses kepada pembaca untuk memahami ajaran Islam melalui lapisan hadis-hadis yang terpilih dengan cermat. Meskipun tidak luput dari kritik, kitab ini tetap menjadi salah satu sumber utama dalam pemahaman dan penelitian hadis Islam. Para ulama dan cendekiawan Islam terus menghargai dan merujuk pada karya ini sebagai landasan yang kokoh dalam memahami dan meresapi ajaran Islam yang autentik.


ترجمة صحيح ابن حبان

DOWNLOAD
Terjemah Sahih Ibnu Hibban 8 Jilid

Terjemah Sunan Ad-Daruquthni 4 Jilid

Terjemah Sunan Ad-Daruquthni 4 Jilid

Sunan Ad-Daraquthni

Kitab Hadits Sunan Ad-Daruquthni


"Sunan Ad-Daruquthni" merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi Sunni Islam. Kitab ini dihimpun oleh Imam Abu Bakar Ahmad bin Husain Ad-Daruquthni (837-915 M), seorang ulama hadis yang dikenal sebagai perawi hadis terkemuka dan muhaddits. "Sunan Ad-Daruquthni" terkenal karena merinci hadis-hadis yang dia percayai kuat dan sahih, membangun fondasi untuk pemahaman hukum Islam dan etika moral bagi umat Islam.

Latar Belakang Sejarah dan Biografi Imam Ad-Daruquthni


Sebelum memasuki inti kitab, penting untuk mencermati kehidupan dan warisan ilmiah Imam Ad-Daruquthni. Ia lahir di kota Daruquthn, sekarang dikenal sebagai Bukhara, di Uzbekistan modern. Dikenal sebagai seorang ulama hadis, Ad-Daruquthni mendapatkan ketenaran melalui dedikasinya terhadap studi hadis, metodenya yang ketat dalam perolehan dan penyampaian hadis, serta kualitas ilmiahnya yang tinggi.

Imam Ad-Daruquthni hidup pada masa yang kritis dalam sejarah Islam, yang melibatkan perdebatan teologis dan perpecahan di kalangan umat Islam. Kehidupan dan karyanya terjalin erat dengan upaya mempertahankan ajaran Islam yang murni dan autentik, terutama dalam konteks hadis sebagai sumber hukum kedua setelah Al-Qur'an.

Sunan Ad-Daruquthni: Struktur dan Kriteria Seleksi Hadis


"Sunan Ad-Daruquthni" adalah salah satu dari enam kitab hadis yang dianggap sebagai sumber primer untuk memahami Sunnah Nabi Muhammad SAW. Kitab ini terkenal dengan seleksi hadis-hadis yang sangat cermat dan ketat, dimana Ad-Daruquthni menetapkan kriteria khusus untuk memilih hadis yang dianggap sahih dan dapat diandalkan.

Struktur kitab ini mengikuti format umum kitab-kitab hadis, terdiri dari bab-bab yang mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari ibadah hingga etika sosial. Setiap bab menyajikan kumpulan hadis yang relevan dengan topik tertentu, disertai dengan sanad (rantai perawi) yang merinci jalur perawinya. Dengan cara ini, pembaca dapat melacak keaslian dan validitas setiap hadis yang disajikan.

Keistimewaan "Sunan Ad-Daruquthni"


Metode Seleksi yang Ketat: Salah satu keunggulan kitab ini adalah metode seleksi hadis yang sangat ketat. Imam Ad-Daruquthni menggunakan standar yang tinggi dalam memverifikasi kualitas hadis, memastikan bahwa hanya hadis-hadis yang dapat diandalkan yang masuk dalam kitab ini.

Keanekaragaman Tema: "Sunan Ad-Daruquthni" mencakup berbagai tema, mulai dari ritual ibadah seperti salat dan puasa hingga masalah sosial dan ekonomi. Ini membuat kitab ini menjadi sumber referensi yang komprehensif bagi umat Islam dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Pentingnya Rantai Perawi: Imam Ad-Daruquthni memberikan perhatian khusus pada sanad atau rantai perawi hadis. Dengan memuat informasi tentang perawi hadis, kitab ini memberikan fondasi kuat untuk mengevaluasi kredibilitas dan keandalan hadis tersebut.

Kontribusi terhadap Ilmu Hadis: Karya Ad-Daruquthni tidak hanya menjadi sumber hukum Islam, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ilmu hadis. Metodenya dalam penyeleksian hadis dan pemeliharaan integritas sanad menjadi panduan bagi para ahli hadis yang datang setelahnya.

Keunikan Hadis-Hadis dalam "Sunan Ad-Daruquthni"


Beberapa hadis yang termuat dalam "Sunan Ad-Daruquthni" menjadi penanda keunikan kitab ini dalam literatur hadis Islam. Beberapa hadis yang mencakup aspek hukum, moral, dan spiritual menarik perhatian pembaca dan memberikan pandangan mendalam tentang ajaran Islam. Contohnya, hadis-hadis terkait akhlak dan etika menyediakan panduan praktis bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kritik dan Kontroversi


Namun, seperti halnya karya-karya ulama lainnya, "Sunan Ad-Daruquthni" juga tidak luput dari kritik dan kontroversi. Beberapa kritikus berpendapat bahwa seleksi hadis yang sangat ketat dapat menyebabkan pengabaian terhadap hadis-hadis yang mungkin memiliki nilai penting. Selain itu, penilaian terhadap keandalan perawi kadang-kadang menjadi subjektif, dan beberapa perawi mungkin dipertanyakan keabsahannya.

Signifikansi "Sunan Ad-Daruquthni" dalam Keseharian Umat Islam


Kitab ini memiliki dampak besar dalam membentuk pemahaman dan praktik umat Islam. Dengan memberikan akses ke hadis-hadis yang dianggap sahih dan dapat diandalkan, "Sunan Ad-Daruquthni" berfungsi sebagai panduan utama dalam menjalani kehidupan berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Bagi ulama, kitab ini juga menjadi sumber referensi yang berharga dalam menyusun fatwa dan memberikan nasihat keagamaan.

Selain itu, kitab ini memiliki peran penting dalam mendukung dan mempertahankan ajaran Islam dalam konteks sejarah yang sulit. Ketika umat Islam dihadapkan pada perpecahan dan perbedaan pendapat, karya Ad-Daruquthni menjadi sumber kekuatan dan kesatuan bagi komunitas Muslim.

Kesimpulan


"Sunan Ad-Daruquthni" adalah karya monumental yang mencerminkan dedikasi Imam Ad-Daruquthni terhadap ilmu hadis dan warisan Islam. Kitab ini bukan hanya kumpulan hadis semata, tetapi juga suatu upaya sistematis untuk mempertahankan ajaran Islam dan mengajarkan umat Islam cara hidup yang sesuai dengan ajaran agama mereka.

Meskipun tidak luput dari kritik, keberartian kitab ini tidak dapat diragukan. Karya Ad-Daruquthni tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai muhaddits terkemuka, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ilmu hadis. "Sunan Ad-Daruquthni" tetap menjadi sumber rujukan yang penting bagi umat Islam dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.


ترجمة سنن دار القطني

DOWNLOAD
Terjemah Sunan Ad-Daruquthni 4 Jilid

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Sunan Ad-Daruquthni 4 Jilid" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

 Terjemah Matjarur Robih | Buku Ensiklopedi Pahala

Terjemah Matjarur Robih | Buku Ensiklopedi Pahala

Buku Ensiklopedi Pahala

Terjemah Matjarur Robih [Ensiklopedi Amal Shaleh] Di dalam kitab ini terkandung ayat Al Qur’an dan sejumlah hadits tentang pahala-pahala yang akan diterima oleh pelaku amal saleh supaya bisa menjadi pendorong baginya untuk selalu istiqomah dengan amalannya.  Dalam kitab ini disebutkan setiap amal yang telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentukan secara nash mengenai pahalanya. Bukan amalan yang tidak beliau kerjakan atau perintahkan serta tidak beliau jelaskan pahala yang melakukannya.

Himpunan hadits didalamnya telah dipilihkan dari kitab Shahih Bukhari, Shahih Imam Muslim, Sunan Imam Abi Daud, Sunan At Tirmidzi, Sunan An Nasa’I , Sunan Al Imam Abi Abdillah bin Majah Al Qazwaini, Musnad Al Imam Ahmad bin Hanbal, Musnad Al Imam Abi Ya’la, Musnad Al Imam Abi Bakar Al Bazzar, ketiga mu’jam Imam Abil Qasim At Thabrani, Shahih Al Imam Abi Bakar bin Khuzaimah, Shahih Al Imam Abu hatim, Al Mustadrak ‘ala Ash Shahihain karya Imam Hakim.

Sebagian dari materi pembahasan:

Bab Ilmu

– pahala tentang ilmu, ulama dan keutamaan mereka

– Pasal: Atsar dari shahabat dan tabi’in tentang keutamaan ilmu

– pahala Thalab Al Ilmi dan mengajarkannya dengan mengharap ridha Allah ta’ala

– Pasal: Atsar yang bukan marfu’ mengenai pahala ilmu

– Pahala orang yang meninggalkan pamer(riya) dan bersdebat dalam keilmuan dan lainnya

– Pahala mengajar, menyusun, menulis dan meriwayatkan ilmu

– Pahala beramal berdasarkan Kitab wa Sunnah serta Tamassuk (berpegang teguh) dengan keduanya.

Bab Thaharah

– Pahala berwudlu dan menyempurnakannya

– Pahala orang yang menyempurnakan wudlu pada musim yang sangat dingin dan itu memberatkannya

– pahala orang yang menjaga wudlu

– Pahala orang yang mengucapkan Doa-doa setelah berwudhu

– Pahala orang yang shalat dua rakaat setelah wudhu

Bab Shalat

– Pahala bagi seorang maudzin yang mengharapkan keridhaan Allah dalam adzannya

– Pahala orang yang menjawab adzan seusai dengan apa yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

– Pahala orang yang berdoa setelah adzan

– pahala berdoa setelah Iqamah

– pahala shalat secara mutlak

– pahala ruku dan sujud dalam shalat

– Pahala memanjangkan berdiri di dalam shalat

– Pahala melaksanakan dan menjaga waktu shalat wajib

– Pahala shalat diawal waktu

– pahala membaca doa iftitah di dalam shalat

– Pahala membaca doa ketika mengangkat kepala dari ruku’

– Pahala shalat berjamaah

– pahala orang yang melaksanakan shalat Isya dan subuh berjamaah

– Pahala orang yang keuar berniat untuk shalat jamaah lalu ia mendapatkan mereka telah shalat

– Pahala orang yang mengimamami suatu kaum sedangkan mereka rida dengannya lalu ia membaguskan shalatnya

– Pahala orang yang mengucapkan amin dan orang yang ucapannya bertepatan dengan ucapat malaikat

– pahala shalat di shaf pertama

– pahala shalat di sebelah kanan shof

– Pahala bagi orang yang menyambung shof atau menempati barisan yang kosong diantara dua orang

– pahala shalat di masjidil haram dan masjid nabawi

– pahala shalat di baitul maqdis

– pahala shalat di masjid Quba

– pahala shalat bagi wanita di rumahnya

– Pahala orang yang membangun masjid ikhlash karena Allah ta’ala

– pahala menyapu dan membersihkan masjid

– pahala melangkah kaki menuju masjid untuk shalat

– pahala melangkah menuju ke masjid dalam kegelapan

– pahala orang yang duduk di masjid menunggu waktu shalat

– pahala orang yang duduk di tempat sholatnya setelah shalat subuh sambil berdzikir hingga terbit matahari

– pahala dzikir setelah subuh, ashar dan maghrib

Dan pembahasan lainnya dalam bab-bab: Shalat juma’at, Jenazah, shadaqah, Shaum, haji Jihad, Al-Qur’an.


ترجمة المتجر الرابح فى ثواب العمل الصالح

DOWNLOAD

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Matjarur Robih | Buku Ensiklopedi Pahala" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada lebih rezeki silahkan untuk berdonasi untuk perkembangan blog ini

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik